Beijing, Radio Bharata Online - Wang Wenbin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pada konferensi pers hari Rabu (7/6) di Beijing mengatakan Tiongkok mendukung Afrika Selatan menjadi tuan rumah KTT BRICS yang sukses tahun ini. 

"Kami telah mencatat bahwa Afrika Selatan telah mengeluarkan pemberitahuan untuk memberikan kekebalan diplomatik kepada para peserta KTT BRICS yang akan datang. Tiongkok sangat mementingkan kemajuan kerja sama BRICS dan mendukung negara tuan rumah Afrika Selatan tahun ini dalam menyelenggarakan KTT yang sukses dan mengirimkan pesan positif tentang solidaritas dan kerja sama," ujar Wang.

Afrika Selatan akan menjadi tuan rumah KTT BRICS di Provinsi Gauteng pada bulan Agustus 2023, kata Menteri Kepresidenan, Mondli Gungubele, pada bulan Maret 2023 lalu. KTT tahun ini akan diadakan dengan tema, "BRICS dan Afrika: Kemitraan untuk Pertumbuhan yang Saling Dipercepat, Pembangunan Berkelanjutan, dan Multilateralisme Inklusif".

BRICS terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Afrika Selatan menjadi ketua BRICS pada 1 Januari 2023, mengambil alih dari Tiongkok.

Para menteri luar negeri dan pejabat BRICS berkumpul di Cape Town, Afrika Selatan pada tanggal 1 dan 2 Juni 2023 untuk pertemuan selama dua hari menjelang KTT BRICS ke-15 pada bulan Agustus 2023 mendatang.