Astana, Radio Bharata Online - Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev, mengatakan dia memiliki harapan tinggi untuk KTT Tiongkok-Asia Tengah dan berharap untuk memperdalam kerja sama dengan Tiongkok.
Minggu depan, kepala negara Tiongkok, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan akan menghadiri KTT Tiongkok-Asia Tengah di Kota Xian di Provinsi Shaanxi, barat laut Tiongkok, yang akan menggambar cetak biru baru untuk hubungan Tiongkok-Asia Tengah dan membuka era baru kerjasama.
Dalam sebuah wawancara dengan China Media Group (CMG) yang ditayangkan pada hari Jum'at (12/5), Tokayev menunjukkan bahwa negara-negara Asia Tengah mendapat manfaat dari hubungan dengan Tiongkok.
"Harapan saya dari KTT, yang akan berlangsung di Xian, Asia Tengah dan Tiongkok sangat tinggi. Tiongkok memainkan peran yang semakin penting di seluruh bagian dunia di Asia Tengah dan itu wajar saja. Saya pikir semua rekan saya di Asia Tengah akan setuju dengan saya bahwa kami mendapat manfaat dari hubungan kami dengan Tiongkok dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mempromosikan kerja sama semacam ini," jelas Tokayev.
Tokayev mengatakan kekhawatiran atas hubungan yang lebih dekat antara Tiongkok dan negara-negara Asia Tengah yang mempengaruhi keseimbangan geopolitik tidak diperlukan.
"Tidak boleh ada kecurigaan soal itu karena niat kita cukup terbuka, ikhlas. Faktanya Tiongkok ekonominya nomor dua di dunia. Tiongkok telah menjadi raksasa dalam hal perkembangan ekonominya, jadi kita harus mengakui peran Tiongkok dan kita perlu membangun hubungan yang sangat baik dengan negara Anda," tegasnya.