Yunnan, Radio Bharata Online - Tiongkok pada hari Kamis (4/5) mengirim lebih dari 200 tentara dengan berbagai peralatan militer untuk berpartisipasi dalam latihan militer bersama "Friendship Shield 2023" yang akan datang di Laos.
Menurut Kementerian Pertahanan Tiongkok pada hari Jum'at (5/5), latihan bersama Tiongokk-Laos ini akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 28 Mei 2023 di tempat pelatihan Akademi Kommadam di ibu kota Laos, Vientiane.
Pada Kamis (4/5) sore, pasukan Tiongkok menghadiri upacara keberangkatan di sebuah pangkalan pelatihan di Provinsi Yunnan, barat daya Tiongkok yang berbatasan dengan Laos. Para prajurit berbaris dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan semangat tinggi.
Setelah upacara, personel dan peralatan militer Tiongkok yang berpartisipasi mulai bergerak ke tempat latihan di Laos.
Menurut pernyataan penyelenggara, latihan militer bersama Perisai Persahabatan Tiongkok-Laos 2023 ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan dan mengembangkn kemitraan kerja sama strategis yang komprehensif antara kedua negara, meningkatkan rasa saling percaya politik, memperluas pertukaran militer, dan menguji serta meningkatkan kemampuan tempur gabungan kedua militer.
"Latihan bersama, yang mencakup pelatihan personel campuran, latihan komprehensif, pertukaran budaya dan bantuan kemanusiaan, sangat sesuai dengan persyaratan pertempuran yang sebenarnya dan mencakup pengaturan subjek pelatihan yang komprehensif. Ini sangat penting untuk meningkatkan persahabatan antara Tiongkok dan Laos, memperkuat pertukaran dan saling belajar antara kedua militer dan menjaga perdamaian dan stabilitas regional," kata Ren Youzong, komandan latihan militer bersama pihak Tiongkok.
Di bawah tema "simulasi aksi bersama melawan geng kriminal bersenjata transnasional", lebih dari 900 tentara dari Tiongkok dan Laos akan berpartisipasi dalam latihan tersebut.
Pasukan Tiongkok yang berpartisipasi sebagian besar terdiri dari unit-unit elit dari brigade gabungan Tentara Grup ke-75 dari Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), termasuk kendaraan serbu pelindung, berbagai jenis peralatan persenjataan, pembersih ranjau, dan peledakan hingga lebih dari 300 unit.
Pihak Tiongkok mengatakan bahwa tentaranya telah menyelesaikan berbagai pekerjaan persiapan untuk latihan yang akan datang sebelum keberangkatan, termasuk peningkatan keterampilan profesional dan persiapan material, dan melakukan pelatihan yang ditargetkan pada senjata ringan dan tembakan artileri, subjek individu, taktik peleton dan kompi, dan juga secara sistematis mempelajari prosedur operasional standar untuk latihan bersama, sehingga dapat meletakkan dasar yang kuat untuk menyelesaikan latihan dengan sukses.