Beijing, Radio Bharata Online - Wang Wenbin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pada konferensi pers hari Rabu (14/6) mengatakan Amerika Serikat (AS) harus bekerja dengan Tiongkok untuk mengelola perbedaan dan mengembalikan hubungan bilateral ke jalur yang benar.
Wang membuat komentar tersebut ketika ditanya tentang rincian lebih lanjut dari percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang, dan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, pada Rabu (14/6) pagi.
"Pagi ini, Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Qin Gang berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, atas permintaannya. Qin Gang mengatakan sejak awal tahun, hubungan Tiongkok-AS menghadapi kesulitan dan tantangan baru, dan tanggung jawabnya jelas," ujarnya.
"Tiongkok selalu memandang dan menangani hubungan Tiongkok-AS berdasarkan prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama saling menguntungkan yang diusulkan oleh Presiden Xi Jinping. Qin Gang memperjelas posisi serius Tiongkok dalam masalah Taiwan dan keprihatinan inti lainnya, menekankan bahwa Amerika Serikat harus menghormati mereka, berhenti mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok dan berhenti merusak kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan Tiongkok atas nama persaingan," jelas Wang.
"Diharapkan bahwa AS akan mengambil tindakan nyata untuk menyampaikan pemahaman bersama yang penting antara kedua presiden dalam pertemuan mereka di Bali dan komitmen AS yang relevan, bekerja dengan Tiongkok untuk mengelola perbedaan secara efektif, mendorong pertukaran dan kerja sama, menstabilkan hubungan dari kerusakan lebih lanjut dan membawanya kembali ke jalur pembangunan yang sehat dan stabil," imbuhnya.
Pada Rabu (14/6) malam Wang juga mengumumkan bahwa sesuai kesepakatan antara Tiongkok dan Amerika Serikat, Blinken akan mengunjungi Tiongkok dari tanggal 18 hingga 19 Juni 2023 mendatang.