Duta Besar Tiongkok untuk PBB di Jenewa dan organisasi internasional lainnya di Swis, Chen Xu, pada hari Senin kemarin (19/6) dalam Sidang ke-53 Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB menyampaikan pidatonya mengenai isu Sudan.

Chen Xu menyatakan, meskipun situasi di dalam negerinya rumit dan kompleks, namun pemerintah Sudan tetap berkomitmen untuk melindungi HAM, dan bertekad untuk bekerja sama dengan mekanisme HAM PBB, layak mendapat pengakuan. Jika Sudan ingin mewujudkan perdamaian dan kestabilan, harus menjunjung tinggi prinsip “Dipimpin dan dimiliki oleh Warga Sudan”, mengandalkan masyarakat Sudan sendiri, dan mencari solusi melalui tata hukum. Pihak Tiongkok mendukung Uni Afrika dan organisasi regional lainnya untuk terus memainkan peranannya, Dewan HAM seharusnya mendukung organisasi regional memainkan peranan konstruktifnya, agar situasi tidak semakin rumit. Membentuk mekanisme negara tanpa persetujuan pemerintah yang bersangkutan tidak akan membantu memperbaiki situasi setempat,   malah akan sebaliknya mengalami kegagalan.

Pewarta : CRI