Xi'an, Radio Bharata Online - Sebuah kereta barang yang menandai peringatan 10 tahun Belt and Road Initiative (BRI) yang diusulkan Tiongkok telah meninggalkan Kota Xi'an di provinsi barat laut Shaanxi menuju Uzbekistan pada hari Rabu (26/4).

Upacara pemberangkatan kereta itu dilakukan satu hari sebelum Pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok-Asia Tengah ke-4, yang dijadwalkan akan diadakan di Xi'an pada hari Kamis (27/4) dengan dihadiri oleh menteri luar negeri dari Tiongkok, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan. Keenamnya berpartisipasi dalam upacara pada hari Rabu (26/4).

Kereta barang yang memuat lebih dari 260 kendaraan energi baru (NEV) buatan Tiongkok diperkirakan akan mencapai Tashkent di Uzbekistan dalam 12 hari.

Para menteri luar negeri juga melakukan test drive NEV selama upacara. NEV yang diproduksi di Xi'an mengambil 14 persen dari total negara dan sangat populer di Asia Tengah.

"Saya pikir acara hari ini sangat penting. Kyrgyzstan dan Tiongkok adalah mitra yang baik. Kyrgyzstan, Tiongkok, dan negara-negara lain di Asia Tengah harus bekerja sama, saling berdagang dan membangun persahabatan kita," ujar Menteri Luar Negeri Kyrgyzstan, Jeenbek Kulubaev.

Kereta barang adalah bagian dari layanan kereta barang Tiongkok-Eropa Chang'an yang pertama kali diluncurkan di Xi'an pada November 2013 lalu.

Selama 10 tahun terakhir, layanan kereta barang telah mengoperasikan lebih dari 16.000 perjalanan kereta api, dengan 4.250 perjalanan menuju dan dari lima negara di Asia Tengah.