Singapura, Radio Bharata Online - Mantan wakil menteri luar negeri dan mantan duta besar Indonesia untuk AS, Dino Patti Djalal, mengatakan Menteri Pertahanan Tiongkok, Li Shangfu, pada hari Minggu (4/6) menyampaikan pidato di Dialog Shangri-La di Singapura, yang menyoroti sikap Tiongkok pada isu-isu utama termasuk urusan regional, hubungan AS-Tiongkok dan tatanan internasional. 

Li, yang juga seorang Anggota Dewan Negara Tiongkok, memberikan pidato pada hari terakhir Dialog Shangri-La dengan penonton yang sangat banyak menghadiri sesi pleno. Dino mengatakan pidato Li sangat informatif, karena menyampaikan pandangan Tiongkok tentang serangkaian masalah kepada dunia.

"Saya pikir itu adalah pidato yang sangat berguna bagi kami untuk mengetahui bagaimana Tiongkok memandang perencanaan militer dan juga hubungan geopolitik dengan kawasan dan seluruh dunia," ujarnya. 

"Pandangannya tentang hubungan AS-Tiongkok, pandangannya tentang tatanan internasional, dan juga tentang masalah Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan. Saya yakin Indonesia akan siap bekerja sama dengan Tiongkok untuk meningkatkan keamanan kawasan," lanjut Dino.

Ia juga mencatat pemandangan yang tidak biasa dari ruang konferensi besar yang penuh dengan penonton pada hari kedua dan terakhir KTT, yang mencerminkan pentingnya dan pengaruh Tiongkok.

"Seperti yang Anda lihat, ruangan itu penuh. Tapi ini hari kedua. Tidak biasanya ruangan itu penuh pada hari kedua. Tapi ruangan ini sangat penuh. Dan saya pikir pidatonya akan dipelajari dan dievaluasi oleh analis kebijakan dari seluruh dunia," kata Dino.

Berbicara dari perspektif Asia, Dino mengatakan negara-negara di kawasan lebih memilih kerja sama dan kepercayaan daripada campur tangan asing.

"Untuk setiap negara di Asia, tidak ada yang menginginkan campur tangan dari kekuatan luar, siapa pun mereka. Jadi, saya pikir kami sejalan dengan prinsip itu. Kami ingin kerja sama. Kami ingin kepercayaan," jelasnya.

Dialog Shangri-La selama tiga hari dibuka di Singapura pada hari Jum'at (2/6), dengan fokus pada mengidentifikasi tantangan dan mengeksplorasi solusi keamanan di seluruh kawasan Asia-Pasifik.

Dijuluki sebagai KTT pertahanan utama Asia, Dialog Shangri-La adalah tempat para menteri memperdebatkan tantangan keamanan kawasan, terlibat dalam pembicaraan bilateral yang penting, dan menghasilkan pendekatan baru.