BEIJING, Radio Bharata Online - Tiongkok tetap berkomitmen untuk mengembangkan hubungannya dengan Republik Korea, dan berharap ROK akan bekerja sama dengannya untuk memulihkan pertumbuhan hubungan bilateral yang sehat, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning, Senin.
Pernyataan Mao itu muncul, setelah Menteri Luar Negeri Korea Selatan (ROK) Park Jin mengatakan pada hari Minggu, bahwa pemerintah Presiden Yoon Suk-yeol melihat tidak perlu, dan tidak berniat merusak hubungan dengan Tiongkok, dan akan terus meningkatkan komunikasi dengan Tiongkok untuk meningkatkan persahabatan.
Sikap dasar pemerintah Yoon Suk-yeol adalah memajukan hubungan ROK-Tiongkok menjadi hubungan yang matang dan sehat, berdasarkan rasa saling menghormati, timbal balik, dan kepentingan bersama. Demikian dikatakan menteri ROK, seperti dikutip oleh Kantor Berita Yonhap.
Dalam konferensi pers reguler, Mao mengatakan bahwa Tiongkok dan ROK adalah tetangga yang ramah dan mitra kerja sama penting satu sama lain. Pertumbuhan hubungan bilateral yang sehat dan stabil, melayani kepentingan kedua negara.
Menurut Mao, Tiongkok menghargai hubungannya dengan ROK dan tetap berkomitmen untuk mengembangkan hubungan tersebut. Tidak ada perubahan dalam posisi dasar itu.
Tiongkok berharap, ROK akan melakukan upaya bersama, untuk mengembalikan hubungan bilateral ke jalur pertumbuhan yang sehat.
Untuk diketahui, hubungan Tiongkok-ROK memang telah memburuk selama beberapa bulan terakhir. Awal bulan ini, kedua negara saling memanggil pulang utusan, dalam perselisihan diplomatik.
Menurut laporan, dua maskapai ROK, yakni Korean Air dan Asiana Airlines, berencana untuk menangguhkan sementara beberapa rute penerbangan antar negara, dalam dua bulan ke depan.
Tiongkok mengatakan tidak bisa disalahkan atas kesulitan dan tantangan yang dihadapi hubungan bilateral saat ini. Ia mendesak ROK untuk memiliki pemahaman mendalam, tentang di mana letak masalahnya, dan menanganinya secara serius. (China Daily)