Xian, Radio Bharata Online - Delegasi dari lima negara Asia Tengah yang menghadiri KTT Tiongkok-Asia Tengah yang sedang berlangsung di Kota Xian, barat laut Tiongkok , sibuk bertemu dengan mitra Tiongkok untuk meningkatkan pertukaran di bidang pendidikan, ekonomi, perdagangan, budaya, dan bidang lainnya.

Pada Forum Bisnis Uzbekistan-Tiongkok yang diadakan pada hari Rabu (17/5), para menteri energi, pertanian, dan perdagangan Uzbekistan dan rekan-rekan Tiongkok membahas masalah-masalah mendesak, bertukar dokumen tentang pembangunan kota digital dan proyek pemeliharaan air, dan menandatangani paket surat yang dimaksudkan untuk kerja sama lebih lanjut.

Delegasi Kyrgyzstan di KTT tersebut juga mengadakan pertemuan dengan mitra bisnis Tiongkok untuk mempromosikan kerja sama dalam perdagangan pertanian, logistik komersial, e-commerce, dan bidang lainnya. Pertemuan tersebut termasuk upacara penandatanganan untuk memperkuat berbagai proyek kerja sama.

Pejabat tingkat tinggi dari kementerian luar negeri, ekonomi, perdagangan dan industri Tajikistan juga bertemu dengan pengusaha Tiongkok pada Kamis (18/5) sore, menandatangani dokumen kerja sama di berbagai bidang termasuk kerja sama pertambangan dan teknologi telekomunikasi.

Di sisi lain, Universitas Politeknik Northwestern Tiongkok menandatangani perjanjian dengan Universitas Nasional Al-Farabi Kazakhstan pada hari Kamis (18/5) untuk mendirikan kampus bersama di Kazakhstan.

Ini akan menjadi kampus universitas Tiongkok tingkat tinggi pertama di Kazakhstan dan akan menawarkan program pasca sarjana di bidang-bidang seperti materi baru, komunikasi dan ilmu komputer, dengan rencana untuk merekrut sekitar 60 mahasiswa pascasarjana.

KTT Tiongkok-Asia Tengah selama dua hari sedang berlangsung di Xian, ibu kota Provinsi Shaanxi, mengumpulkan para kepala negara Tiongkok, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. KTT yang berlangsung pada hari Kamis (18/5) dan Jum'at (19/5) ini diharapkan dapat menyusun cetak biru baru untuk hubungan Tiongkok-Asia Tengah sekaligus mengantarkan kerjasama antara Tiongkok dan negara-negara Asia Tengah ke era baru.