JAKARTA, Radio Bharata Online  - TB-001 Scorpio merupakan salah satu drone tempur buatan Tiongkok yang memiliki kemampuan mengerikan. Dengan sederet kecanggihannya, drone ini dapat mendukung daya tempur militer Beijing. Beberapa waktu lalu, Taiwan menyebut bahwa Tiongkok menerbangkan puluhan jet tempur dan pesawat militer lain di dekat Taiwan. Dari sekian jenisnya, salah satunya adalah drone canggih TB-001 Scorpion.

TB-001 Scorpion TB-001 merupakan drone Medium Altitude Long-Endurance (MALE) yang dimiliki oleh Tiongkok. Beijing pertama kali meluncurkan TB-001 pada September 2017. Sementara itu, untuk penggunaannya oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah berlangsung sejak 2021 lalu. Dalam rancangannya, drone  ini dikembangkan oleh Tengoen Technology yang berbasis di Sichuan. Ditenagai dua mesin konvensional, TB-001 diperkirakan memiliki daya jelajah antara 6.000 hingga 8.000 kilometer.

Selain itu, drone ini mempunyai berat lepas landas maksimum (MTOW) lebih dari 3.000 kg serta ketinggian terbang mencapai 32.808 kaki. Sedangkan untuk waktu penerbangan maksimum yang bisa dicapainya adalah 35 jam lamanya. tidak hanya itu, TB-001 juga memiliki desain yang cukup menarik. Pengembang menyematkan konfigurasi tiga baling-baling yang diposisikan secara tidak biasa. Dalam hal ini, ketiganya terdiri atas satu baling-baling di setiap sayap. Sementara satu lainnya disematkan pada ujung badan pesawat utama sebagai pendorong. Berbekal sistem pelacakan elektro-optik (EOTS), drone tempur Tiongkok ini sangat efektif untuk ditugaskan sebagai penghancur target darat dan bertindak sebagai ‘Bomb Truck’.

Drone buatan Tiongkok ini, diketahui  juga unggul dari sisi persenjataan, TB-001 dirancang sebagai drone pembawa muatan yang dapat membawa banyak senjata. Sebagai contoh, drone ini bisa dibekali rudal udara-darat AR-2 untuk menghancurkan target darat musuh. Sementara itu, untuk target lapis baja bisa menggunakan AR-4 yang diklaim lebih unggul dari rudal Hellfire milik Amerika Serikat. Rudal ini juga dapat diluncurkan dari ketinggian 7.000 meter serta memiliki jangkauan hingga 20 kilometer.

sumber: SINDOnews