JAKARTA, Radio Bharata Online - Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi delegasi terbatas, pada hari Kamis melakukan kunjungan kerja ke Dubai, Uni Emirate Arab (UEA). Jokowi diagendakan menghadiri Conference of Parties ke-28 (COP28) yang membahas soal langkah-langkah perubahan iklim.
Di Pangkalan TNI Halim Perdana Kusuma sebelum keberangkatan, Jokowi mengatakan, dirinya bersama dengan delegasi terbatas akan terbang menuju Dubai, Uni Emirate Arab, untuk menghadiri rangkaian kegiatan di World Climate Action Summit, COP28. Kepada wartawan, Jokowi mengatakan, dunia berharap COP28 dapat menghasilkan aksi global yang nyata untuk pembatasan kenaikan suhu global. Jokowi mengatakan komitmen negara-negara maju terhadap pendanaan iklim harus diperkuat, khususnya komitmen negara-negara maju untuk pendanaan iklim, utamanya dalam rangka mencapai target Net Zero Emission.
Dalam COP28, Jokowi akan menyampaikan pengalaman Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim. Dia juga akan mempertegas pentingnya kolaborasi global untuk pendanaan iklim.
Selain itu, kunjungan Presiden Jokowi ke Dubai juga untuk menghadiri presidensi event terkait transformasi food system. Jokowi juga direncanakan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G77 dan Tiongkok, serta melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat.
Sejak hari Kamis, sejumlah pemimpin dunia berkumpul di Dubai untuk menghadiri pertemuan puncak iklim PBB atau COP28 tahun ini. Para pemimpin dari dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia, akan absen dalam konferensi tersebut. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, tidak berencana menghadiri acara yang berlangsung selama dua minggu itu. Namun Kedua negara akan mengirimkan perwakilan tingkat tinggi.
COP28 bertujuan untuk mengarahkan pemerintah di seluruh dunia, agar mendukung Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, dan target Perjanjian Paris tahun 2015 untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri. (Liputan6)