MOSKOW, Radio Bharata Online -

Kementerian Pertahanan Rusia pada Kamis (16/11), menyiarkan gambar satuan roket negara itu, tengah memuat Peluru kendali Balistik Antar Benua (Inter Continental Ballistic Missile – ICBM), yang dilengkapi dengan kendaraan luncur hipersonik berkemampuan nuklir "Avangard," ke dalam silo peluncuran di Rusia selatan.

Dikutip dari Reuters, Presiden Vladimir Putin telah mengumumkan keberadaan kendaraan luncur hipersonik Avangard pada tahun 2018, dengan mengatakan bahwa itu adalah respons terhadap pengembangan senjata generasi baru, dan sistem pertahanan rudal AS yang dapat ditembusnya.

Saat mendekati sasarannya, Avangard akan terlepas dari roket, dan mampu bermanuver secara tajam di luar lintasan roket, dengan kecepatan hipersonik hingga 27 kali kecepatan suara (sekitar 21.000 mil per jam atau 34.000 kilometer per jam).

Saluran televisi 'Zvezda' milik Kementerian Pertahanan Rusia, menunjukkan sebuah rudal balistik diangkut ke silo peluncuran, perlahan-lahan diangkat ke posisi vertikal, dan kemudian diturunkan ke sebuah poros di wilayah Orenburg dekat Kazakhstan.

Diketahui, Rusia memasang rudal pertama yang dilengkapi Avangard pada 2019 di fasilitas Orenburg yang sama. (Al Jazeera)