JAKARTA, Radio Bharata Online - Hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok menjadi salah satu hal yang dibahas dalam acara perayaan 73 Tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok (RRT), yang dilakukan secara virtual oleh Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Rabu (28/9/2022).

Dalam video yang dipresentasikan, dipaparkan bahwa sejak tahun lalu hubungan Tiongkok-Indonesia telah bergerak maju dengan tetap menjaga stabilitas di tengah pandemi COVID-19. Pertukaran tingkat tinggi antara kedua negara terus memberikan dorongan kuat ke dalam hubungan bilateral.

Presiden XI jinping dan Presiden Joko Widodo berbicara di telepon 2 kali. Pada bulan Juli, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan yang sukses ke Tiongkok. Beliau adalah kepala negara asing pertama yang diterima Tiongkok sejak Olimpiade musim dingin Beijing, yang sepenuhnya menunjukkan betapa pentingnya kedua belah pihak terkait dengan perkembangan hubungan Tiongkok Indonesia.

Tiongkok dan Indonesia memperbarui MOU antara ke dua negara tentang Kerjasama dalam Kerangka Sabuk Ekonomi Jalur Sutra dan Inisiatif Jalur Sutra Maritim Abad-21 (BRI) dan Poros Maritim Global (GMF), mengumumkan bahwa kedua belah pihak akan melakukan kerjasama yang mendalam dan berkualitas melalui Sinergi BRI dan GMF.

Pada bulan Juli tahun ini anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Wang Yi memimpin bersama pertemuan kedua mekanisme kerja sama dialog tingkat tinggi Tiongkok-Indonesia, dengan koordinator kerjasama Indonesia dengan Tiongkok, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Kedua belah pihak telah meninjau secara komprehensif kemajuan kerjasama praktis antara kedua negara diberbagai bidang dan akan terus memperkuat kerjasama di bidang-bidang seperti penanganan pandemi, penegakan hukum, keamanan dan sosial budaya.

Tiongkok menjadi mitra dagang terbesar Indonesia, serta sumber impor dan pasar ekspor terbesar selama bertahun-tahun, dan telah menjadi sumber investasi terbesar kedua di Indonesia.

Pada tahun 2021 perdagangan bilateral mencapai 124,34 miliar dolar AS, meningkat dari tahun ke tahun sebesar 58,4 persen, melebihi 100 miliar untuk pertama kalinya. Investasi Tiongkok di Indonesia sebesar 3,2 miliar dolar AS.

Pada semester pertama tahun ini volume perdagangan bilateral antara Tiongkok dan Indonesia mencapai 69,7 miliar dolar AS, meningkat 29,9 persen secara tahun ke tahun, dimana ekspor Indonesia ke Tiongkok mencapai 35,4 miliar dolar As meningkat 34,2 persen secara tahun ke tahun.

Kerjasama Belt and Road yang berkualitas tinggi antara Tiongkok dan Indonesia semakin diperdalam dengan hasil-hasil baru. Semua 13 terowongan kereta cepat Jakarta-Bandung telah selesai, dan rangkaian pertama kereta api berhasil dikirim dari Qingdao, Tiongkok ke Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, menandai langkah kunci dalam persiapan operasional untuk kereta api.

Kemajuan baru telah dibuat dalam proyek kerjasama besar seperti "Koridor Ekonomi Komprehensif Regional", dan "Dua Negara, Taman kembar".

Tiongkok dan Indonesia sama-sama merupakan negara berkembang yang penting. Kedua negara memiliki tujuan yang sama dalam jalan membangun negara dan mencapai kesejahteraan rakyat.

Menghadapi perubahan global yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pandemi COVID-19, kedua negara harus bekerja keras untuk membangun komunitas senasib sepenanggungan dan menciptakan model yang saling menguntungkan bagi negara-negara berkembang yang besar, teladan pembangunan bersama, serta garda depan untuk kerjasama Selatan-Selatan, agar lebih bermanfaat bagi kedua bangsa.

Tiongkok mendukung penuh Indonesia menjadi tuan rumah KTT G20 Bali dan akan meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Indonesia untuk menyukseskan KTT secara penuh.

Turut hadir dalam perayaan secara virtual Duta Besar RRT untuk Indonesia, Lu Kang, Duta Besar RRT untuk ASEAN, Deng Xijun. Juga memberikan sambutan melalui video, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan.

Editor: Thomas Rizal