SHANGHAI, Radio Bharata Online - Tiongkok akan meluncurkan serangkaian acara promosi konsumsi nasional pada bulan November, yang bertujuan untuk meningkatkan permintaan domestik dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Inisiatif tersebut diumumkan oleh Wakil Menteri Perdagangan, Sheng Qiuping pada hari Jumat, dan akan berfokus pada lima kota besar yang ditetapkan sebagai pusat konsumsi internasional, yakni Shanghai, Beijing, Guangzhou, Tianjin, dan Chongqing.
Kelima kota ini akan menyelenggarakan berbagai acara dan promosi, termasuk festival makanan, acara berkemah, kegiatan olahraga, pameran, dan pertunjukan, untuk mendorong belanja konsumen.
Pemerintah daerah juga akan memperkenalkan langkah-langkah pendukung, seperti insentif untuk pembukaan toko baru dan voucher konsumen.
Shanghai sudah dipastikan akan memanfaatkan momentum Pameran Impor Internasional Tiongkok (CIIE) ke-7, dengan menyelenggarakan karnaval konsumsi, yang akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 November.
Sheng mengatakan, bahwa kementerian juga akan mengujicobakan reformasi penjualan otomotif, dan mengungkap rencana aksi konsumsi kesehatan. Langkah-langkah ini, bersama dengan program tukar tambah skala besar untuk barang-barang konsumen yang sudah ada, diharapkan dapat mendorong belanja konsumen, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Tiongkok.
Pada tiga kuartal pertama tahun 2024, total penjualan eceran barang-barang konsumen Tiongkok tumbuh sebesar 3,3 persen tahun-ke-tahun, mencapai 35,4 triliun yuan (US $5 triliun).
Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan, bahwa program tukar tambah telah membuahkan hasil yang memuaskan, dengan 1,68 juta aplikasi subsidi untuk mobil, dan penjualan peralatan rumah tangga mencapai 24,03 juta unit hingga 30 Oktober. (CGTN)