WASHINGTON DC, Bharata Online - Kedutaan Besar Tiongkok di Amerika Serikat menyelenggarakan perayaan pada hari Selasa di Washington, DC untuk memperingati Hari Bahasa Mandarin Perserikatan Bangsa-Bangsa 2026, yang jatuh pada hari Senin.

Acara tersebut menarik sekitar 500 peserta, termasuk remaja yang tertarik pada budaya Tiongkok dan teman-teman dari berbagai kalangan.

Dalam pidatonya di acara tersebut, Menteri Qiu Wenxing dari Kedutaan Besar Tiongkok di Amerika Serikat mengatakan bahwa bahasa Mandarin adalah salah satu bahasa asing yang paling cepat berkembang di kalangan mahasiswa di AS, dengan hampir 400 sekolah dasar dan menengah di 31 negara bagian menawarkan kursus bahasa Mandarin dan semakin banyak teman Amerika yang bergabung dalam barisan pembelajar bahasa Mandarin.

Ia mencatat bahwa esensi bahasa Mandarin terletak pada hidup berdampingan secara harmonis. Saat ini, hubungan Tiongkok-AS menghadapi tantangan, yang menuntut kebutuhan yang lebih besar untuk mengambil hikmah dari jalan harmoni dan kerja sama.

Dalam acara tersebut, sebuah kelompok keliling yang terdiri dari guru dan mahasiswa dari empat universitas di Provinsi Henan, Tiongkok tengah, menampilkan pertunjukan seperti musik rakyat, seni bela diri, dan opera Henan.

Hari Bahasa Mandarin, yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2010, dirayakan setiap tahun pada Guyu, atau Hujan Padi, yang merupakan hari keenam dari 24 istilah surya tradisional Tiongkok, untuk menyoroti pentingnya bahasa tersebut secara global.[CCTV+]