Tiongkok, Radio Bharata Online - Administrasi Imigrasi Nasional Tiongkok atau National Immigration Administration (NIA) mengumumkan pada hari Senin (15/7) bahwa kebijakan transit bebas visa 144 jam di negara tersebut telah diperluas ke tiga pelabuhan masuk lainnya sehingga jumlah pelabuhan yang tercakup dalam kebijakan ini menjadi 37 pelabuhan.
NIA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tiga pelabuhan baru tersebut adalah Bandara Internasional Zhengzhou Xinzheng di Provinsi Henan, Tiongkok tengah, Bandara Internasional Lijiang Sanyi di Provinsi Yunnan, barat daya Tiongkok, dan pelabuhan kereta api Mohan di Yunnan.
Mulai hari Senin (15/7), warga negara asing yang memenuhi syarat dapat memasuki Tiongkok melalui pelabuhan penerbangan Zhengzhou tanpa visa, dengan masa tinggal terbatas di Provinsi Henan. Selain itu, orang-orang yang memasuki Yunnan dengan bebas visa juga diizinkan untuk tinggal di lebih banyak wilayah di provinsi tersebut.
Sebelumnya, menurut NIA, mereka hanya dapat tinggal di Kunming. Adapun sekarang, mereka dapat mengunjungi sembilan kota atau daerah setingkat prefektur termasuk Kunming, Lijiang, Dali dan Xishuangbanna.
Saat ini, warga negara asing dari 54 negara termasuk Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris memenuhi syarat untuk mendapatkan kebijakan bebas visa 144 jam untuk tujuan kegiatan jangka pendek seperti wisata dan kunjungan bisnis.
Pernyataan NIA mengatakan bahwa perluasan kebijakan bebas visa ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi warga negara asing yang bepergian dan berbisnis di Tiongkok.
Dikatakan bahwa kebijakan transit bebas visa 72/144 jam telah memainkan peran penting dalam keterbukaan tingkat tinggi Tiongkok, memfasilitasi pertukaran orang antara Tiongkok dan negara-negara lain, dan mempromosikan pertukaran dan kerjasama. NIA berjanji untuk terus meningkatkan dan mengoptimalkan kebijakan tersebut dan menyambut pengunjung asing dengan pikiran yang lebih terbuka.