Jakarta, Radio Bharata Online - Duta Besar Tiongkok Untuk ASEAN, Hou Yanqi, pada hari Kamis (15/6) di Jakarta mengatakan hahun ini menandai ulang tahun kesepuluh proposisi Presiden Xi Jinping tentang Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI) dan membangun komunitas Tiongkok-ASEAN yang lebih dekat dengan masa depan bersama.
Menurut Hou, pada paruh kedua tahun ini, kerja sama Tiongkok-ASEAN akan mencakup serangkaian agenda penting dan menghadapi peluang pembangunan baru. Tiongkok juga berencana untuk mengundang para pemimpin dari negara-negara ASEAN guna menghadiri Forum Sabuk dan Jalan Ketiga untuk Kerjasama Internasional di Beijing pada musim gugur mendatang untuk membahas kerja sama.
"Berdasarkan KTT Asia Timur yang akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan September, kami akan membuat rencana kerja sama Tiongkok-ASEAN dan regional di tahap selanjutnya," ujarnya di acara Media Gathering Kedutaan Besar Tiongkok untuk ASEAN di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat.
"Kami akan dengan sungguh-sungguh memperingati 20 tahun aksesi Tiongkok ke Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara (TAC), meninjau filosofi dan prinsip intinya, dan mengirimkan pesan bersama untuk menegakkan perdamaian dan stabilitas regional," lanjut Hou.
"Kami juga akan terus mendukung kepemimpinan Indonesia di ASEAN, mendukung sentralitas ASEAN dan pembangunan komunitas. Kami akan berbagi peluang dengan negara-negara ASEAN untuk pembangunan bersama," imbuhnya.