NEW YORK, Bharata Online  - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi meyakini kesepakatan damai untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran akan diserahkan ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) guna memperoleh dukungan internasional.

Pernyataan itu disampaikan Wang Yi di Markas PBB pada Selasa (26/5) di tengah proses negosiasi damai yang disebut mulai menunjukkan kemajuan.

"Kami meyakini bahwa ketika itu tercapai, maka kesepakatan tersebut akan diserahkan kepada DK PBB untuk dukungan supaya dapat memiliki legitimasi dan kewenangan," kata Wang Yi.

Ia mengatakan Tiongkok berharap seluruh pihak terus berkomitmen menjaga gencatan senjata dan mencari titik temu demi mengembalikan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Tiongkok Dorong DK PBB Ambil Peran Aktif

Wang Yi menegaskan DK PBB harus mengambil tanggung jawab lebih besar dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, terutama saat Tiongkok memegang presidensi DK PBB pada Mei 2026.

Menurut dia, langkah diplomasi internasional menjadi penting setelah ketegangan meningkat akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026.

Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah sekutu AS di kawasan Teluk serta menutup Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi energi dunia.

Gencatan senjata sementara akhirnya tercapai pada 8 April melalui mediasi Pakistan.

AS Sebut Kesepakatan Damai Hampir Rampung

Seperti dikutip dari Pantau.com, presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran "sebagian besar telah dinegosiasikan" dan akan segera difinalisasi.

Pemerintah AS disebut optimistis meski tetap berhati-hati terhadap proses perdamaian yang masih berjalan.

Wang Yi juga kembali menegaskan dukungan Tiongkok terhadap upaya diplomasi dan stabilitas kawasan Timur Tengah agar konflik tidak kembali meluas. [Pantau]