JAKARTA, RAdio Bharata Online - Suhu di Tanah Suci menjadi tantangan bagi jemaah haji yang saat ini melakukan ibadah. Mereka terancam mengalami heatstroke imbas suhu panas ekstrem. Pemanasan global telah membuat iklim gurun di Saudi semakin panas dalam beberapa tahun terakhir. Dilaporkan suhu di Arab Saudi bisa menembus 46 derajat Celcius.

Suhu musim panas rata-rata di Arab Saudi saat ini telah meningkat 2,5 derajat Celcius dalam empat dekade terakhir karena perubahan iklim,hal tersebut dikatakan  Karim Elgendy, seorang sarjana non-residen di Middle East Institute di Washington.

Saat ini di luar Masjidil Haram di Mekkah, air disemprotkan dari tiang-tiang panjang agar jamaah tetap merasa sejuk. 
Sementara itu para jemaah haji berjubah putih berlindung di lantai marmer yang sejuk di pintu masuk hotel dan pusat perbelanjaan yang teduh sambil menunggu salat berikutnya.

Dilaporkan, lebih dari 32 ribu petugas kesehatan siap membantu siapa pun yang terkena sengatan panas atau penyakit lain, kata pihak berwenang, sementara botol-botol air dibagikan secara gratis.  Banyak jemaah memegang payung untuk melindungi diri dari sinar matahari, sementara yang lain membawa selimut doa terlipat di atas kepala. Detikcom