Beijing, Radio Bharata Online - Wang Wenbin, Juru Bicara Kementerian Tiongkok, pada konferensi pers hari Senin (8/5) di Beijing mengatakan kunjungan mendatang Menteri Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang, ke Prancis akan lebih mempromosikan pertukaran antara kedua negara di berbagai bidang.
Atas undangan Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, Menteri Luar Negeri Prancis, Catherine Colonna, dan Menteri Luar Negeri Norwegia, Anniken Huitfeldt, Qin akan mengunjungi ketiga negara tersebut dari tanggal 8 hingga 12 Mei 2023.
Wang mengatakan bahwa hubungan Tiongkok-Prancis telah mempertahankan tren perkembangan yang baik, dan kunjungan Qin akan semakin mendorong kerja sama bilateral di berbagai bidang.
"Baik Tiongkok dan Prancis adalah anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan negara-negara besar yang independen. Bulan lalu, Presiden Emmanuel Macron melakukan kunjungan kenegaraan yang sukses ke Tiongkok. Di bawah kepemimpinan bersama Presiden Xi Jinping dan Presiden Macron, hubungan Tiongkok-Prancis tetap terjaga momentum pembangunan yang sehat," ujarnya.
"Komunikasi strategis antara kedua negara membuahkan hasil, kerja sama praktis membuahkan hasil, dan kedua negara menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik dalam urusan internasional dan regional," lanjut Wang.
"Selama kunjungan, Penasihat Negara Qin Gang akan melakukan pertukaran pandangan mendalam dengan pihak Prancis tentang penerapan berbagai konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara, tentang mempromosikan pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang, dan mendorong kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Prancis ke tingkat yang baru," jelasnya.
"Penasihat Negara Qin Gang juga akan melakukan konsultasi tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Prancis Colonna tentang mekanisme pertukaran budaya dan orang-ke-orang tingkat tinggi Tiongkok-Prancis. Mengambil kesempatan untuk mempersiapkan peringatan 60 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Prancis serta Tahun Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok-Prancis pada tahun 2024, kedua belah pihak juga akan mencari kesepakatan tentang pertukaran dan kerja sama yang komprehensif di bidang budaya," imbuh Wang.