Beijing, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Selasa (21/11) mengatakan bahwa suara BRICS untuk keadilan dan perdamaian dalam isu Palestina-Israel sangat tepat waktu dan penting.

Xi menyampaikan pernyataan tersebut ketika berpidato pada KTT virtual luar biasa BRICS mengenai isu Palestina-Israel.

"Mengingat situasi saat ini, sangat tepat waktu dan sangat penting bagi kita untuk bertemu dan berbicara demi keadilan dan perdamaian dalam masalah Palestina-Israel. Konflik di Gaza telah memasuki bulan kedua. Tiongkok sangat prihatin bahwa konflik tersebut menyebabkan korban sipil yang sangat besar dan bencana kemanusiaan, serta cenderung meluas dan meluas," kata Xi.

"Tiongkok percaya bahwa hal-hal berikut ini sangat mendesak dan penting: Pertama, pihak-pihak yang terlibat dalam konflik harus mengakhiri permusuhan dan mencapai gencatan senjata dengan segera, menghentikan semua kekerasan dan serangan terhadap warga sipil, membebaskan warga sipil yang ditawan, dan bertindak untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dan menghindarkan lebih banyak lagi kesengsaraan," ujarnya. 

"Kedua, koridor kemanusiaan harus dijaga agar tetap aman dan tanpa hambatan, dan lebih banyak bantuan kemanusiaan harus diberikan kepada penduduk Gaza. Hukuman kolektif terhadap penduduk Gaza dalam bentuk pemindahan paksa atau pemutusan aliran air, listrik, dan bahan bakar harus dihentikan. Ketiga, masyarakat internasional harus bertindak dengan langkah-langkah praktis untuk mencegah konflik meluas dan membahayakan stabilitas di Timur Tengah secara keseluruhan," lanjutnya.