DEMAK, Bharata Online - Setelah pertama kali dibangun pada 2024 dan mengeluarkan investasi Rp 4 triliun, akhirnya produsen ban asal Tiongkok, Saillun, mulai panaskan mesin dan siap memproduksi di Demak, Jawa Tengah.
Pabrik Sailun yang berdiri di Demak, merupakan pabrik ke-7 Sailun di Dunia. Saat ini Sailun yang menguasai pasar di posisi kedua teratas di Tiongkok, telah memiliki 9 pabrik yang berada di Tiongkok, Kamboja, Mexico, Indonesia, dan Mesir, dan telah dipasarkan lebih dari 180 negara.
Director PT Sailun Tire Indonesia, Eko Supriyatin menyebut, selama10 tahun Sailun mengalami pertumbuhan pesat, penjualan meningkat dari 296 juta USD pada 2008 menjadi 4,38 miliar USD pada tahun 2022. Selain itu Sailun menjadi merek ban ke-10 di dunia, dan menjadi merek ban dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengani 4 pusat R&D,"
Pabrik Sailun Manufacturing Indonesia saat ini memiliki kapasitas produksi PCR (ban kendaraan penumpang) 3,6 juta ban, TBR (ban truk/komersial) 600 ribu unit, OTR (ban mining) 37 ribu ton, dan tube (ban dalam) 1,5 juta unit.
Presiden Sailun Group, Xie Xiao Hong mengatakan, “Kami akan memperkenalkan Sailun di Indonesia, sebagai pabrik ban yang memiliki kapabilitas manufaktur dan rencana jangka panjang serta berkomitmen pada strategi globalisasi.” [Detikcom]