Guangzhou, Radio Bharata Online - Industri otomotif dibuat takjub setelah pembuat mobil Tiongkok, Guangzhou Automobile Group (GAC), meluncurkan proyek mobil terbang revolusionernya, GOVE, pada hari Senin (26/6) di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan.
Kendaraan inovatif ini dengan mulus melakukan transit antara perjalanan udara dan darat, memukau penonton, dan memberikan gambaran sekilas tentang masa depan transportasi.
Penerbangan perdananya menjadikannya mobil terbang pertama yang melakukannya di seluruh dunia. Selama upacara pembukaan, GOVE melayang 18 meter dari tanah sebelum bergerak maju dengan mulus.
Mobil terbang itu memiliki desain di mana pesawat dan sasisnya terpisah. Sasis menarik sayapnya saat berkendara di darat dan terpisah dari pesawat untuk terbang, secara otomatis parkir di tempat yang ditentukan.
Selain itu, mobil terbang tersebut memiliki kemampuan pergerakan segala arah dan properti bersama, memungkinkan kokpit dipasangkan secara bebas dan diisi ulang kapan saja.
"Proyek mobil terbang menawarkan sistem tenaga dengan beberapa desain redundan. Bahkan jika satu unit tenaga gagal di udara, itu masih dapat menyelesaikan misi penerbangannya dengan mudah. GOVE juga menggabungkan sistem pengenalan multi-objek, yang secara akurat mengidentifikasi hambatan dari perspektif penuh," kata Wu Jian, Direktur GAC Research Institute.
Kedepannya, GOVE diharapkan dapat berkolaborasi dengan platform ride-hailing, taksi otonom, dan solusi transportasi lainnya untuk membantu membangun solusi perjalanan yang terintegrasi.