Shenzhen, Radio Bharata Online - Ratusan pemimpin bisnis dan teknologi dari industri internet Amerika Latin berkumpul di Kota Shenzhen, Tiongkok selatan, untuk menjajaki potensi kerja sama dalam ekonomi digital dengan raksasa teknologi Tiongkok, Huawei.
Para pengusaha Amerika Latin berada di Shenzhen untuk acara promosi Huawei Cloud, yang berlangsung dari hari Rabu (24/5) hingga Jum'at (26/5). Seiring dengan percepatan proses digitalisasi di Amerika Latin, industri lokal mulai melihat ke timur, berharap mencari peluang baru untuk bermitra dengan perusahaan teknologi Tiongkok tersebut.
"Kemitraan dengan Huawei Cloud akan memungkinkan kami membuat aplikasi super, untuk menawarkan berbagai layanan kepada pelanggan kami dan dengan demikian mendorong pertumbuhan ekonomi mitra kami dan tentu saja negara kami," kata Silvia Lavalle Henaro, Ketua Dewan Libertad Soluciones de Vida, sebuah perusahaan jasa keuangan di Meksiko.
Amerika Latin dan Karibia adalah pasar online regional terbesar keempat dalam hal pengguna di seluruh dunia, setelah Asia, Eropa, dan Afrika. Huawei mengatakan cloud-nya telah berkembang pesat, dan menjadi salah satu dari empat penyedia layanan cloud teratas di Amerika Latin.
"Kami menerapkan bisnis cloud kami di Amerika Latin pada tahun 2019. Saat ini, Huawei Cloud memiliki wilayah di Brasil, Meksiko, dan Cile, sehingga kami dapat memberikan layanan yang relevan ke sebagian besar negara besar di Amerika Latin," kata William Dong, Kepala Pemasaran Huawei Cloud.
Par pakar juga mencatat bahwa pengembangan bakat akan menjadi salah satu tantangan utama bagi Tiongkok dan negara-negara Amerika Latin. Dengan pelatihan dan komunikasi yang lebih profesional, kerja sama bilateral akan semakin erat di masa depan.
"Saya percaya bahwa banyak aplikasi bagus, studi kasus bagus dari Tiongkok, dan bahkan proyek open source bagus dari Tiongkok benar-benar dapat membantu negara lain untuk melakukan transformasi digital," ujar Keith Leung, anggota Cloud Native Computing Foundation.