Ningbo, Radio Bharata Online - Dewan Bisnis Tiongkok dan Negara-Negara Eropa Tengah dan Timur mengadakan pertemuan ketujuh di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, pada hari Senin (15/5).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pameran Negara-Negara Eropa Tengah dan Eropa Timur ketiga (Pameran Tiongkok-CEEC), delegasi dari Tiongkok, Polandia, Yunani, Hungaria, Bosnia dan Herzegovina mengadakan diskusi guna mengeksplorasi jalur baru untuk kerjasama bisnis berkualitas tinggi, khususnya dalam industri hijau dan inovasi digital.

Menurut Kovacs Patrik, co-chairman dari Organisasi Pengusaha Hungaria, dengan produsen kendaraan listrik Tiongkok memperluas bisnis mereka di Hungaria, semakin banyak perusahaan Hungaria sekarang menggabungkan kekuatan mereka untuk mengekspor produk dan layanan mereka ke Tiongkok untuk memanfaatkan potensi besar pasar negara itu.

"Tiongkok dan Hongaria secara historis memiliki kerjasama bisnis yang sangat baik dan progresif. Ini adalah salah satu negara yang paling terhubung dengan Tiongkok, dengan maskapai penerbangan langsung. Hongaria menerima banyak investasi dari Tiongkok, terutama di bidang industri otomotif dan manufaktur baterai. Saya melihat itu semakin banyak manufaktur mobil elektronik dan kendaraan EV juga datang ke Hungaria," ujar Patrik. 

"Perusahaan Hungaria tentunya juga memiliki kepentingan untuk mengekspor dan membawa produk dan jasanya ke pasar Tiongkok karena mereka menyadari bahwa Tiongkok adalah pasar yang besar. Dan karena itulah korporasi Hungaria dalam kerangka CEEC menangkap peluang baik para pelaku bisnis untuk berinvestasi, menjajaki dan berbisnis di negara lain," imbuhnya. 

Pameran Tiongkok-CEEC ketiga, yang dibatalkan tahun lalu karena kekhawatiran Covid-19, dijadwalkan akan diadakan di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur dari tanggal 16 hingga 20 Mei 2023.

Menurut Kementerian Perdagangan Tiongkok, perdagangan bilateral antara tuan rumah Provinsi Zhejiang dan lebih dari selusin negara anggota Eropa Tengah dan Timur mencapai 22,5 miliar dolar AS tahun lalu.

Dengan tema "Kerja Sama Praktis untuk Masa Depan Bersama", pameran tahun ini menampilkan 27 acara besar, terutama berfokus pada perdagangan, teknologi, pariwisata, dan kesehatan.

Pada konferensi pers Kamis (11/5) lalu, Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan lebih dari 380 perusahaan dari Eropa Tengah dan Timur telah mendaftar untuk pameran tersebut, dan diharapkan lebih dari 100.000 peserta hadir. Ini akan menjadi rekor tertinggi untuk acara tersebut.