HONG KONG, Radio Bharata Online – Pembukaan kembali perbatasan adalah tonggak yang sangat penting, membuktikan bahwa kembalinya Hong Kong telah dimulai, dan ini adalah saat yang tepat bagi pusat keuangan untuk menata kembali dirinya, karena masa depan kota terletak pada transformasi dan peningkatan industrinya.
Anggota parlemen Hong Kong Wendy Hong Wen kepada Global Times mengatakan, tiga tahun penutupan perbatasan telah membuat Hong Kong memikirkan kembali masa depannya, karena banyak hal telah terbalik, dan cara baru harus ditemukan. Menurutnya, ini adalah saat yang tepat bagi Hong Kong untuk memikirkan kembali jalur pembangunan jangka panjang melalui rekonstruksi.
Sementara pembukaan kembali perbatasan yang telah lama diantisipasi, tidak berarti Hong Kong akan mendapatkan kembali apa yang telah hilang selama tiga tahun terakhir.
Inovasi, sains dan teknologi, industri kreatif budaya, industri yang terkait erat dengan ekonomi digital, dan manufaktur yang dipadukan dengan kecerdasan buatan, adalah arah masa depan Hong Kong dalam mencari transformasi dan peningkatan industri, yang memungkinkan semua talenta ikut berpartisipasi.
Pemerintah SAR Hong Kong juga akan memimpin investasi di industri strategis, dan selanjutnya memanfaatkan cadangan fiskal dengan baik untuk mendorong pembangunan industri dan ekonomi.
Menurut Hong, Hong Kong harus menempuh jalannya sendiri, dan tidak bisa begitu saja meniru dana investasi, atau perusahaan investasi seperti Singapura Temasek Holdings. Tetapi Hong optimis, dengan dana investasi yang dipimpin pemerintah SAR, yang penting bukanlah berapa banyak pengembalian finansial yang dapat dicapa, tetapi bagaimana hal itu mendorong perkembangan industri.
Hong yakin, pembentukan unit kebijakan kepala eksekutif dapat membantu pemerintah SAR, untuk meningkatkan kemampuannya dalam penelitian dan advokasi pada isu-isu jangka panjang dan strategis. (Global Times)