JAKARTA, RAdio Bharata Online - Presiden Xi Jinping mengatakan Tiongkok mendukung perjuangan Palestina untuk menjadi sebuah negara. Hal itu diungkapkannya ketika Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas tiba di Beijing untuk kunjungan selama tiga hari.

Kunjungan kali iIni bukanlah pertama kalinya Tiongkok menyatakan dukungannya untuk negara Palestina. Tiongkok dengan Palestina memiliki hubungan bilateral yang panjang. Tiongkok adalah salah satu negara yang pertama yang mendukung Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Dimulai sejak Era Mao Zedong, pendiri Republik Rakyat Tiongkok (RRT), di mana kebijakan luar negeri Tirai Bambu saat itu mendukung pembebasan nasional Dunia Ketiga, salah satunya adalah dengan memberikan dukungan kepada PLO.

Tiongkok juga tidak menganggap Hamas, yang memerintah Jalur Gaza sebagai organisasi teroris, dan secara resmi mendukung pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Mantan Pemimpin Palestina, Yasser Arafat, dan penerusnya Mahmoud Abbas keduanya mengunjungi Tiongkok dalam kapasitas resmi, dan hubungan antara kedua negara dianggap sangat baik. Pada 2013, persahabatan tradisional dan kerja sama praktis antara Tiongkok dan Palestina semakin dalam.

Tiongkok dan Palestina memiliki pertukaran politik yang lebih dekat. Tiongkok juga mengambil langkah lebih lanjut untuk mendukung perjuangan rakyat Palestinauntuk mendapatkan kembali hak sah mereka dan untuk mempromosikan perdamaian antara Palestina dan Israel.

 Pada bulan Mei, Presiden Mahmoud Abbas melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok. Selama kunjungan tersebut, dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Xi Jinping dan bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan para pemimpin Tiongkok lainnya.

Presiden Tiongkok Xi Jinping saat itu mengajukan Proposal Empat Poin Tiongkok untuk Penyelesaian Masalah Palestina. Pada bulan Juni, Pertemuan Internasional PBB untuk Mendukung Perdamaian Palestina-Israel diadakan di Beijing.

Bassam Al-Salhi, Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Palestina, menghadiri pertemuan tersebut. Pada bulan November, Presiden Xi mengirimkan pesan ucapan selamat atas peringatan Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina tahun 2013 oleh PBB.

Pada bulan Desember, Menteri Luar Negeri Wang Yi mengunjungi Palestina. Dia bertemu dengan Presiden Abbas dan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Riyad al-Maliki.

 Dia melakukan upaya lebih lanjut pada pembicaraan damai Palestina-Israel berdasarkan Proposal Empat Poin yang diajukan oleh Presiden Xi. Tiongkok terus memberikan bantuan kepada Palestina sesuai kapasitasnya dan i memberikan bantuan kemanusiaan darurat dalam bentuk tunai untuk membantu para pengungsi Palestina yang terkena dampak krisis Suriah.

Kerja sama dalam budaya, pendidikan, dan bidang lainnya semakin diperluas. Kedua belah pihak menandatangani Rencana Implementasi Perjanjian Kerjasama Kebudayaan dan Pendidikan 2013-2016 Antara Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Pemerintah Negara Palestina. (SINDOnews)