DENPASAR, Radio Bharata Online - Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Bali, Zhu Xinglong menyatakan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan RRT telah turut serta meningkatkan kemajuan pada sektor ekonomi kedua negara.

Zhu Xinglong di Denpasar, Bali, Rabu (28/9/2022) saat merayakan hari ulang tahun ke-73 Republik Rakyat Tiongkok secara virtual  menyatakan hubungan Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping, memberi angin segar bagi hubungan bilateral kedua negara terutama tercapainya konsensus untuk membangun komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-Indonesia.

"Di bawah kepemimpinan kuat kedua presiden, hubungan Tiongkok-Indonesia telah terbangun di berbagai bidang. Kerja sama yang saling menguntungkan antara Tiongkok-Indonesia telah menjadi percontohan bagi negara-negara berkembang lain," kata Zhu, dikutip dari Antara.

Menurut data Badan Pusat Statistik Indonesia, dari Januari hingga Agustus tahun ini, ekspor Indonesia ke Tiongkok meningkat sebesar 29,77 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan Presiden Jokowi memprediksi perdagangan Indonesia dengan Tiongkok akan mencapai surplus untuk pertama kalinya pada tahun ini.

"Perkembangan hubungan bilateral yang stabil juga akan membawa prospek yang luas bagi kerjasama kedua negara di tingkat daerah. Bali, NTB dan NTT, tiga provinsi di wilayah kerja kantor kami ini kaya akan sumber daya alam dan pariwisata serta memiliki potensi pengembangan yang sangat besar," kata dia.

Zhu Xinglong menjelaskan perayaan ulang tahun RRC dilihat sebagai momentum untuk menggenjot kerja sama yang lebih luas lagi di bidang ekonomi perdagangan, pertanian, pariwisata, pendidikan dan pengentasan orang dari kemiskinan.

Zhu Xinglong bersedia untuk terus menjembatani persahabatan dan diharapkan dapat meningkatkan berkolaborasi terutama wilayah Bali, NTB, NTT dan Tiongkok, sehingga memberikan lebih banyak keuntungan bagi masyarakat kedua negara.

Apalagi, kata dia, 2022 adalah tahun yang penuh makna bagi Tiongkok dan Indonesia saat partai Komunis Tiongkok akan mengadakan Kongres Nasional ke-20 untuk merancang tugas pembangunan dan inisiatif strategis untuk lima tahun ke depan. Sementara itu, Indonesia menjadi tuan rumah KTT G20 untuk mempromosikan pemulihan ekonomi global yang stabil dengan mengusung tema “Pulih Bersama, Bangkit Lebih Hebat”.

"Tiongkok bersedia memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kerja sama praktis dengan Indonesia, dan terus berkoordinasi dalam urusan kawasan dan internasional, sehingga kedua negara kita dapat memberi kontribusi lebih besar bagi stabilitas dan pembangunan global di era pascapandemi," kata Zhu Xinglong.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster yang juga memberikan sambutan secara virtual mengharapkan pemerintah Tiongkok segera membuka penerbangan langsung dengan rute Tiongkok-Denpasar, Bali.

Editor: Thomas Rizal