San Francisco, Radio Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada hari Sabtu (18/11) memberikan penjelasan kepada media mengenai pertemuan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dengan Presiden AS, Joe Biden, dan kehadirannya pada Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-30 di San Francisco.

Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, mengatakan bahwa secara luas diyakini bahwa perjalanan Presiden Xi telah menarik perhatian dunia, yang telah menambah stabilitas hubungan Tiongkok-AS, membawa dorongan baru untuk kerja sama Asia-Pasifik dan menyuntikkan energi positif ke dalam lanskap internasional dan regional.

Presiden Xi menunjukkan di San Francisco, Tiongkok dan Amerika Serikat harus mengasumsikan visi baru, mencatat bahwa kedua negara harus bersama-sama mengembangkan persepsi yang benar, bersama-sama mengelola ketidaksepakatan secara efektif dan menghargai prinsip-prinsip dan garis merah satu sama lain, bersama-sama memajukan kerja sama yang saling menguntungkan, bersama-sama memikul tanggung jawab sebagai negara besar dan bersama-sama mempromosikan pertukaran orang-ke-orang, kata Wang, seraya menambahkan bahwa hal ini telah membangun lima pilar untuk hubungan Tiongkok-AS dan membentuk "Visi San Francisco" yang berorientasi pada masa depan.

Menegaskan kembali lima komitmen yang dibuatnya di KTT Bali, Presiden Biden mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak menginginkan Perang Dingin baru, tidak ingin mengubah sistem Tiongkok, tidak ingin merevitalisasi aliansi melawan Tiongkok, tidak mendukung "kemerdekaan Taiwan", dan tidak berniat untuk berkonflik dengan Tiongkok, ujar Wang.

Berkat upaya bersama kedua belah pihak, lebih dari 20 hasil penting telah dicapai dalam pertemuan itu, termasuk pembentukan kelompok kerja kerja sama kontra narkotika dan kesepakatan untuk melanjutkan, berdasarkan kesetaraan dan rasa hormat, komunikasi tingkat tinggi dan dialog institusional antara kedua militer, dan untuk bersama-sama mempromosikan keberhasilan sesi ke-28 Konferensi Para Pihak (COP28) Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim di Dubai, demikian ungkap Wang.

Wang mengatakan bahwa pertemuan puncak San Francisco berdiri sebagai peristiwa besar dalam sejarah hubungan Tiongkok-AS serta dalam hubungan internasional, dan kondusif untuk memajukan hubungan mereka ke arah pembangunan yang sehat, stabil, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wang meminta kedua belah pihak untuk menyadari bahwa hubungan Tiongkok-AS tidak pernah berjalan mulus. Masih ada banyak masalah yang mengakar dan struktural, serta banyak risiko dan tantangan yang perlu diatasi bersama, katanya, seraya menambahkan bahwa San Francisco tidak boleh menjadi garis akhir tetapi merupakan titik awal yang baru.

Selama kunjungan tersebut, Presiden Xi diundang ke jamuan makan malam yang diselenggarakan bersama oleh organisasi-organisasi persahabatan di Amerika Serikat, di mana ia menyampaikan pidato penting, menekankan bahwa fondasi hubungan Tiongkok-AS diletakkan oleh rakyat kita, pintu hubungan China-AS dibuka oleh rakyat kita, kisah-kisah hubungan Tiongkok-AS ditulis oleh rakyat kita, dan masa depan hubungan China-AS akan diciptakan oleh rakyat kita, kata Wang.

Interaksi ramah Presiden Xi sekali lagi dengan tokoh-tokoh yang ramah dari semua lapisan masyarakat di Amerika Serikat membuat kami sangat merasakan bahwa fondasi persahabatan Tiongkok-AS masih ada, momentum pertukaran tetap ada, dan prospek kerja sama menjanjikan, tambahnya.

Presiden Xi melakukan tinjauan mendalam tentang inspirasi dari perjalanan kerja sama Asia-Pasifik, menunjukkan bahwa keterbukaan dan inklusivitas adalah ciri khas kerja sama Asia-Pasifik, pembangunan untuk semua adalah tujuan utama kerja sama Asia-Pasifik, dan mencari kesamaan sembari mengesampingkan perbedaan adalah praktik terbaik kerja sama Asia-Pasifik.

Mengenai bagaimana membangun "30 tahun emas" berikutnya di Asia Pasifik, Presiden Xi menyerukan pembangunan yang digerakkan oleh inovasi, terbuka, pembangunan hijau, dan pembangunan inklusif yang memberikan manfaat bagi semua. Dia juga menyerukan pertumbuhan berkualitas tinggi untuk mendorong pembangunan komunitas Asia Pasifik dengan masa depan bersama sehingga hasil dari modernisasi dapat dinikmati secara luas.

Wang mengatakan bahwa selama kunjungan tersebut, Presiden Xi menyampaikan pidato tertulis kepada KTT CEO APEC, dan dalam banyak kesempatan secara ekstensif dan intensif memperkenalkan esensi dan signifikansi dunia dari modernisasi Tiongkok kepada semua sektor di Amerika Serikat dan peserta APEC.

Presiden Xi menunjukkan bahwa ekonomi Tiongkok terus pulih dan berubah menjadi lebih baik, dan tingkat pertumbuhannya termasuk yang tertinggi di antara negara-negara besar di dunia, kata Wang, seraya menambahkan bahwa Tiongkok tetap menjadi mesin pertumbuhan global yang paling kuat.

Presiden Xi menekankan bahwa tekad Tiongkok untuk mendorong lingkungan bisnis yang berorientasi pasar, berbasis hukum, dan berkelas dunia tidak akan berubah, dan kebijakan Tiongkok untuk memberikan layanan yang setara dan berkualitas kepada investor asing tidak akan berubah, kata Wang.

Dia mengatakan bahwa sikap tersebut mengirimkan sinyal kuat keterbukaan tingkat tinggi Tiongkok dan meningkatkan kepercayaan semua pihak dalam melanjutkan kerja sama dengan Tiongkok.