Tiongkok, Radio Bharata Online - Zhou Jianping, Kepala Perancang Program Luar Angkasa Berawak Tiongkok, mengatakan bahwa Tiongkok sedang mengembangkan pesawat luar angkasa berawak dan roket pembawa generasi baru untuk melayani tujuan luar angkasa Tiongkok dengan lebih baik dan mempercepat pengembangan luar angkasa dan industri yang relevan. 

Lebih dari 30 tahun yang lalu, Tiongkok menetapkan strategi tiga langkah dalam program luar angkasa berawaknya dan memilih untuk mengembangkan pesawat luar angkasa berawak guna menciptakan sistem yang aman, stabil, dan andal bagi astronot untuk melakukan perjalanan antara luar angkasa dan bumi.

Dengan berfungsinya stasiun ruang angkasa Tiongkok, pesawat luar angkasa berawak dan roket pembawa generasi baru yang dapat didaur ulang tersebut sedang dalam proses pengembangan.

"Kami sedang mengerjakan pesawat luar angkasa berawak generasi baru. Itu masih akan memiliki tubuh tumpul, tetapi dua kabin, bukan tiga, membuatnya lebih aman dan lebih ekonomis. Suku cadang utama juga dapat digunakan kembali," ujar Zhou.

Menurutnya, Tiongkok akan dapat memecahkan inti teknis yang relevan dan mendaur ulang roket dan kapsulnya dalam beberapa tahun ke depan. 

"Pesawat antariksa generasi baru akan mampu membawa tujuh astronot ke luar angkasa. Pesawat ini memiliki ruang yang lebih besar untuk menampung lebih banyak pasokan dan membawa lebih banyak anggota awak, yang akan memperluas skala aktivitas antariksa berawak Tiongkok di masa depan. Ini juga akan menguntungkan kerja sama antariksa internasional, dan membuka area baru dengan pesawat ruang angkasa berawak, seperti perjalanan bisnis ke luar angkasa," jelas Zhou.

"Teknologi daur ulang akan diimplementasikan pada roket generasi baru. Roket baru akan memiliki daya dorong yang lebih tinggi dan konfigurasi yang lebih baik, serta dapat didaur ulang juga. Ini akan lebih efisien dan lebih murah karena muatannya akan mengambil persentase yang lebih tinggi dari massa roket," ungkapnya. 

"Mengurangi biaya transportasi luar angkasa akan membuka area yang lebih luas untuk kesejahteraan nasional dan mata pencaharian masyarakat. Mewujudkan peluncuran reguler akan mempercepat pengembangan luar angkasa dan industri terkait," tambah Zhou.

Roket pembawa berawak Tiongkok generasi berikutnya diperkirakan akan memulai debutnya pada tahun 2027. Roket baru sedang dikembangkan untuk meluncurkan pesawat luar angkasa berawak generasi berikutnya dan pendarat bulan yang direncanakan.