Chili, Bharata Online - Saat musim panas tiba di Belahan Bumi Selatan, panen ceri Chili mencapai puncaknya, dengan sekitar 90 persen buah berharga ini mengalir ke pasar luar negeri terbesar dan terpentingnya, yakni Tiongkok.

Di pasar Tiongkok yang sangat kompetitif namun berkembang pesat, ceri dari Chili, salah satu eksportir ceri terbesar di dunia, telah mendapatkan popularitas di kalangan konsumen Tiongkok karena kualitasnya yang tinggi dan pasokannya yang stabil.

"Sekitar 90 persen ekspor ceri Chili ditujukan ke Tiongkok. Saya yakin ada beberapa alasan utama untuk ini. Pertama, pasar Tiongkok besar dan masih berkembang. Kedua, konsumen Tiongkok sangat menghargai sifat ceri Chili yang berlawanan dengan musim. Sementara negara lain tidak memanen ceri, kami mampu memproduksinya," ujar Menteri Pertanian Chili, Ignacia Fernandez.

Menurut prediksi asosiasi industri lokal, Chili diperkirakan akan mengekspor sekitar 131 juta kotak ceri musim ini, dengan musim ekspor berlangsung hingga Februari tahun depan.

"Musim ceri saat ini berjalan lancar secara keseluruhan. Kita sekarang berada di minggu ke-48 tahun ini, dan sejauh ini, Chili telah mengekspor sekitar 131.000 ton ceri ke seluruh dunia, dengan sekitar 112.000 ton dikirim ke Tiongkok," kata Claudia Soler, Direktur Eksekutif Komite Ceri Chili.

Sektor ceri telah menjadi pilar ekonomi vital di Chili. Data industri menunjukkan bahwa sektor ceri menyediakan sekitar 200.000 lapangan kerja lokal, yang mencakup sepertiga dari seluruh lapangan kerja di sektor buah-buahan di negara tersebut.

Di wilayah tengah Chili, O'Higgins, daerah inti penghasil ceri, para pemetik mulai bekerja paling awal pukul 06.00 setiap hari. Mengingat sifat ceri yang rapuh, pemetikan manual tetap menjadi metode panen utama di wilayah tersebut.

"Nama saya Isolina. Saya telah memanen ceri di sini selama beberapa tahun. Saya menanganinya dengan sangat hati-hati karena ceri sangat rapuh dan akan menempuh perjalanan jauh melintasi lautan untuk mencapai Tiongkok," kata seorang pemetik ceri, Isolina Gonzalez.

Perjalanan ceri dari cabang pohon hingga ke keranjang buah konsumen Tiongkok melibatkan banyak langkah. Selama panen, para pekerja menilai warna, kekerasan, dan kematangan buah untuk memilih tandan yang cocok untuk diekspor.

Tandan-tandan itu kemudian dikirim ke pusat penyortiran untuk pemilahan yang ketat, memastikan hanya ceri berkualitas premium yang diekspor.

Setelah penyortiran, ceri dari berbagai asal, kelompok, dan kelas dikemas secara terpisah. Mulai dari pengemasan awal hingga seluruh proses transportasi, ceri dijaga pada suhu ideal untuk penyimpanan dan pengiriman.

"Kontrol suhu sangat penting. Itulah sebabnya kami mengikuti prosedur ketat di seluruh proses untuk mencegah kerusakan pada buah ceri, mulai dari saat dipetik hingga tiba di pusat pengemasan, memastikan buah ceri dikemas dan dimuat dengan benar ke kapal," ujar Gonzalo Ahumada, Manajer Ekspor sebuah perusahaan ekspor buah Chili.

Untuk memastikan buah ceri musim baru yang ditangani dengan cermat tiba dalam keadaan segar, Chili telah meningkatkan layanan pengiriman ekspresnya tahun ini. Jumlah pelayaran carter langsung telah meningkat menjadi 32, dua kali lipat dari tahun lalu, dan waktu pelayaran telah dikurangi menjadi sekitar 23 hari.