Sanya, Bharata Online - Dalam rangkaian kegiatan hari ke-4 Tur Media "China Walk: Vibrant Hainan" 2026, Rabu 22/10), para perwakilan media dan jurnalis ASEAN berkesempatan untuk menyambangi Zona Percontohan Inovasi Pendidikan Internasional Li'an, Hainan Lingshui, dan Kompleks Perbelanjaan Bebas Bea Internasional Sanya.
Di lokasi pertama, tim Bharata Online bertemu dengan beberapa mahasiswa Indonesia yang sedang mengenyam pendidikan di Tiongkok. Menurut salah satu dari mereka, ia berkesempatan kuliah di sana karena mendapat beasiswa dari Pemerintah Tiongkok yang bekerja sama dengan sekolahnya di Indonesia, Pah Tsung Trilingual School, yang berlokasi di Cengkareng Timur, Jakarta Barat.
Ia pun mengungkapkan bahwa salah satu alasannya memilih untuk melanjutkan kuliah di Tiongkok karena melihat peluang yang terbuka lebar di masa depan.
"Kalau aku kan tinggal di Jakarta ya. Di Jakarta aku melihat orang Tiongkok itu makin lama makin banyak dan aku melihat peluang untuk aku ke depannya juga lebih banyak lagi, jadi aku milih Tiongkok itu salah satu alasannya," ujar Steven Dhira, mahasiswa Indonesia berusia 20 tahun yang mengambil jurusan International Economy and Trade di Beijing Language & Culture University.
Selain itu, Steven juga merasakan bahwa belajar di Tiongkok memiliki perbedaan tersendiri dibanding Indonesia, terutama dalam hal motivasi belajar. Menurutnya, belajar di Negeri Panda itu mendorongnya untuk belajar lebih rajin daripada sebelumnya.
"Ada dorongan untuk lebih giat belajar lagi karena melihat di sekeliling kita semua itu pada giat belajar untuk mendapatkan nilai lebih bagus. Kalau di Indonesia sekolah aku mungkin lebih santai," tuturnya.
Adapun di lokasi kedua, para jurnalis diajak untuk melihat dan merasakan dari dekat seperti apa konsep China Duty Free (CDF) berjalan di Sanya. Mulai dari produk apa saja yang tersedia, syarat-syarat untuk mendapatkan insentif pajak, hingga ketentuan pengambilan barang yang telah dibeli di bandara atau stasiun.
Yang pasti, kompleks tersebut saat ini menampung hampir 1.000 merek ternama, baik internasional maupun domestik, termasuk puluhan gerai unggulan (flagship store) global, serta menawarkan produk dalam 47 kategori bebas bea, seperti parfum, kosmetik, jam tangan, perhiasan, koper, barang elektronik, dan minuman beralkohol. Anda tertarik?