NANNING, Radio Bharata Online - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mendukung penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Tiongkok, yang meliputi bidang ekonomi dan perdagangan, investasi, perindustrian, infrastruktur kesehatan, ketahanan pangan hingga energi terbarukan.
Hal itu disampaikan Wapres, menandai 10 tahun kemitraan strategis komprehensif yang terjalin antara Indonesia dengan Tiongkok.
Saat wawancara dengan perwakilan media Tiongkok di Nanning, Wilayah Otonomi Guangxi, seperti dikutip dari keterangan resmi, Minggu Wapres berharap, dari kemitraan strategis komprehensif ini, tercipta kesejahteraan untuk rakyat ASEAN, khususnya Indonesia dan Tiongkok.
Ma'ruf menekankan pentingnya kolaborasi antara negara-negara dalam kawasan ASEAN, dengan negara mitra strategis, seperti Tiongkok. Penguatan integrasi ekonomi antar kawasan ini merupakan implementasi dari perjanjian perdagangan bebas, yang memperluas dan memperdalam konektivitas perekonomian. Menurut Ma'ruf, pentingnya penguatan integrasi ekonomi kawasan ini merupakan implementasi daripada Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Pada kesempatan itu, Ma'ruf menerangkan pengembangan dan inovasi kerja sama yang terjalin antara negara-negara di kawasan ASEAN dengan Tiongkok, seperti ekonomi digital, ekonomi hijau, dan kemudahan akses pasar untuk UMKM. Selain itu, Ma'ruf menekankan pentingnya kemitraan antara pelaku bisnis, yang diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan jejaring bisnis, yang akan berimbas pada kemajuan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan.
Di akhir wawancaranya, Ma'ruf turut memberikan harapan terhadap peningkatan investasi Tiongkok di Indonesia pada bidang ekonomi halal. (CNN)