Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok menantikan kerja sama di masa depan dengan lebih banyak mitra yang berpikiran sama untuk membangun stasiun luar angkasa Tiangong menjadi rumah bagi umat manusia di luar angkasa, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam sebuah konferensi pers di Beijing, Kamis (14/9).
Upacara penghargaan Kompetisi Lukisan "My Dream" untuk Pemuda Afrika diadakan di Beijing pada hari Rabu (13/9). Para astronot Tiongkok di stasiun luar angkasa memamerkan lukisan para pemenang dan berinteraksi dengan mereka melalui tautan video.
"Pertemuan yang indah antara pemuda Afrika dan program luar angkasa Tiongkok menambah episode lain dari pertukaran persahabatan antara Tiongkok dan Afrika," kata Mao ketika diminta untuk memberikan pengarahan tentang acara tersebut.
"Pada bulan Maret tahun ini, Sekretariat Komite Tindak Lanjut Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika (Forum on China-Africa Cooperation/FOCAC), Kantor Teknik Antariksa Berawak Tiongkok, serta kedutaan besar dan konsulat Tiongkok di Afrika bersama-sama menyelenggarakan kompetisi melukis dengan tema "Impianku" bagi para pemuda Afrika. Lebih dari 2.000 anak muda Afrika mengirimkan lukisan mereka. Pada bulan Mei, 10 karya yang terpilih akan dibawa ke stasiun luar angkasa Tiangong di Tiongkok dengan menggunakan pesawat ruang angkasa Shenzhou-16. Pada upacara penganugerahan tadi malam, rekaman berharga dari pameran Tiangong yang menampilkan lukisan-lukisan karya anak muda Afrika dirilis untuk pertama kalinya. Para astronot Shenzhou-16 mendorong para pemuda Afrika untuk mengejar impian mereka, bekerja keras dan menikmati keajaiban hidup," papar Mao.
"Menjelajahi misteri alam semesta yang luas dan mengembangkan teknologi luar angkasa adalah misi bagi seluruh umat manusia. Ke depannya, kami berharap dapat bekerja sama dengan lebih banyak mitra yang berpikiran sama untuk membangun stasiun luar angkasa Tiangong menjadi 'rumah di luar angkasa' bagi seluruh umat manusia," kata Mao.