Beijing, Bharata Online - Tiongkok siap bekerja sama dengan Inggris untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan guna memajukan kerja sama mereka dalam perdagangan jasa, kata He Yadong, Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, pada konferensi pers di Beijing, Kamis (2/7).
Jubir tersebut mengatakan bahwa Sesi Inggris "Ekspor ke Tiongkok", yang diselenggarakan bersama oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok dan Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris, diadakan di London pada hari Rabu (1/7), dan mendapat dukungan kuat serta respons antusias dari pemerintah dan komunitas bisnis kedua negara.
Ia mengatakan kedua negara akan mendorong studi kelayakan mengenai perjanjian perdagangan jasa Tiongkok-Inggris.
"Inggris adalah negara pertama yang menandatangani nota kesepahaman dengan Tiongkok tentang kerja sama di bawah inisiatif 'Ekspor ke Tiongkok', dan juga merupakan salah satu dari lima negara tema untuk inisiatif tahun ini. Inggris adalah mitra penting Tiongkok dalam perdagangan jasa, dan perdagangan jasa bilateral melebihi 30 miliar dolar AS pada tahun 2025, masih dengan potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan. Tiongkok bersedia bekerja sama dengan pihak Inggris untuk mempercepat studi kelayakan bersama tentang perjanjian perdagangan jasa Tiongkok-Inggris, sehingga menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk lebih meningkatkan kerja sama kedua negara dalam perdagangan jasa," ujar He.