Beijing, Radio Bharata Online - Serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran secara serius melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB dan hukum internasional, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, pada hari Senin (23/6).
Pada hari Sabtu (21/6) lalu, Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan.
Ketika diminta mengomentari situasi tersebut, Guo mengutuk tindakan AS dan mendesak semua pihak yang terlibat untuk meredakan ketegangan.
"Tiongkok telah dengan jelas menyatakan pendiriannya. Menyerang fasilitas nuklir di bawah perlindungan Badan Energi Atom Internasional merupakan pelanggaran serius terhadap tujuan dan prinsip Piagam PBB dan hukum internasional. Tiongkok mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk menghindari spiral eskalasi, dengan tegas menghindari limpahan perang, dan kembali ke jalur penyelesaian politik. Tiongkok bersedia memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak, menyatukan upaya, menegakkan keadilan, dan memainkan peran konstruktif dalam memulihkan perdamaian di Timur Tengah," tegasnya.