BEIJING, Bharata Online - Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Kamis mendesak Amerika Serikat untuk berhenti mendukung kawasan Taiwan dalam mengkonsolidasikan apa yang disebut "sekutu diplomatik" dan berhenti mengirimkan sinyal yang salah kepada kekuatan separatis "kemerdekaan Taiwan".
Juru bicara Guo Jiakun menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers rutin sebagai tanggapan atas pernyataan keliru yang dibuat oleh AS mengenai "penundaan" kunjungan Lai Ching-te ke Eswatini.
AS secara sewenang-wenang mencampuri tindakan sah Tiongkok untuk melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah, dan dengan sembarangan mengkritik upaya adil negara-negara terkait untuk menegakkan prinsip satu Tiongkok, yang merupakan distorsi total terhadap benar dan salah, kata Guo.
"Tiongkok dengan tegas menentang dan tidak akan pernah menerimanya," katanya.
Tiongkok mendesak pihak AS untuk mematuhi prinsip satu-Tiongkok dan tiga komunike bersama Tiongkok-AS, serta berhenti mencampuri urusan internal Tiongkok dengan dalih masalah Taiwan, tambahnya. [Pantau]