Beijing, Bharata Online - WTT China Smash 2026 menghadirkan pengalaman menonton yang baru bagi para penggemar di Shougang Park, Distrik Shijingshan, Beijing. Ini merupakan tahun ketiga berturut-turut ajang tersebut digelar di lokasi ikonik tersebut.
Mulai tanggal 1 hingga 11 Oktober 2026, para pemain tenis meja papan atas dunia akan saling berhadapan dalam suasana yang meriah, diiringi tepuk tangan dan sorak-sorai penonton.
Arena itu sendiri telah ditingkatkan fasilitasnya, mencakup sistem pencahayaan dan suara yang lebih baik, tata letak yang lebih luas, serta layar tonton berukuran raksasa yang baru.
Arena utama, Infinity Arena, yang juga dikenal sebagai Bajichang, untuk pertama kalinya menggunakan teknologi proyeksi 3D mapping, dengan pertunjukan cahaya memukau yang digelar sebelum setiap sesi pertandingan malam hari.
"Saya datang untuk merasakan atmosfer WTT China Smash. Sungguh luar biasa dan benar-benar memacu adrenalin," ujar seorang penggemar tenis meja.
Pihak penyelenggara menyatakan bahwa sekitar 70 persen penonton berasal dari luar Beijing, dan total jumlah penonton diperkirakan akan melampaui 100.000 orang.
Sekitar 400 atlet berkompetisi dalam berbagai nomor pertandingan, baik di ajang WTT China Smash 2026 maupun China Youth Smash.
Ajang tahun ini juga dilengkapi dengan peningkatan layanan bagi penggemar. Pemegang tiket dapat masuk kembali ke area pertandingan dan menikmati perjalanan dengan bus antar-jemput (shuttle bus) bertema khusus.
Sementara itu, WTT Smash Park telah didirikan di bawah Big Air Shougang—bekas lokasi pertandingan Olimpiade Musim Dingin Beijing—yang menyediakan area menonton luar ruangan seluas 10.000 meter persegi tempat para penggemar dapat menyaksikan siaran langsung pertandingan.
"Saya bisa menonton pertandingan di lokasi kedua, berjalan-jalan, dan melihat berbagai spot foto yang menampilkan para pemain tenis meja," kata penggemar lainnya.