Menurut Kantor Berita Xinhua, juru bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara Tiongkok Zhu Fenglian ketika menanggapi pertanyaan wartawan pada Hari Jumat kemarin (06/12) mengatakan bahwa pihak Tiongkok telah berkali-kali menyatakan sikap serius mengenai “transit” Lai Ching-te di Amerika Serikat (AS). Apa yang dilakukan Lai Ching-te selama masa "transit" sekali lagi membuktikan bahwa apa yang disebut "transit" hanyalah dalih, sebenarnya merupakan manipulasi politik dengan "mengandalkan AS untuk mengupayakan kemerdekaan" oleh otoritas Partai Progresif Demokrat (DPP) dan “menggunakan Taiwan untuk membendung Tiongkok”oleh AS.
Zhu Fenglian mengatakan bahwa Tiongkok mendesak AS untuk mematuhi prinsip satu Tiongkok dan ketentuan tiga komunike bersama Tiongkok-AS, menghentikan hubungan resmi antara AS dan Taiwan, dan mengambil tindakan nyata untuk memenuhi komitmen seriusnya yang tidak mendukung "kemerdekaan Taiwan". Otoritas DPP diperingatkan bahwa "mengandalkan AS untuk mengupayakan kemerdekaan" dan "menggunakan kekuatan bersenjata untuk mencapai kemerdekaan" adalah jalan buntu dan pasti akan gagal. Ruangan apa saja mutlak tidak akan ditinggalkan kepada aktivitas separatis "kemerdekaan Taiwan", dan intervensi kekuatan eksternal dan aktivitas separatis "kemerdekaan Taiwan" pastiakan dikalahkan demi menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.
Pewarta : CRI