BEIJING, Radio Bharata Online - Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Catherine Colonna yang sedang berkunjung di Beijing, bertemu dengan Perdana Menteri Li Qiang dan diplomat top Tiongkok Wang Yi pada hari Jumat.
Para ahli Tiongkok memandang kunjungan Colonna ke Beijing, sebagai kelanjutan dari momentum pertukaran dan dialog Tiongkok-Prancis tahun ini. Momentum tersebut juga akan memberikan dorongan bagi hubungan Tiongkok-Uni Eropa (UE) yang positif dan sehat.
CCTV mengutip Reuters melaporkan, dalam pertemuannya dengan Li pada hari Jumat, Colonna mengatakan bahwa Paris berkomitmen untuk berdialog dengan Beijing, sementara Perdana Menteri Li, mencatat “tren positif kerja sama Tiongkok-Prancis di semua lini.” Perdana Menteri Li mengatakan, di bawah kepemimpinan strategis Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Prancis Emanuel Macron, hubungan kedua negara terus berkembang, memberikan lebih banyak kepastian dan energi positif, ke dalam dunia yang sedang penuh dengan ketidakpastian. Li mengatakan, bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Prancis untuk menjadikan peringatan 60 tahun penggalangan hubungan diplomatik tahun depan, sebagai kesempatan untuk mematuhi prinsip-prinsip saling menghormati dan percaya, saling menguntungkan dan kerja sama yang saling menguntungkan, saling menjaga kepentingan inti satu sama lain, bergandengan tangan untuk menghadapi tantangan global, dan membangun Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-Prancis menjadi lebih kuat dan energik, sehingga dapat berkontribusi lebih baik terhadap kemakmuran dari kedua negara dan dunia. (Global Times)