Oslo, Bharata Online - Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store, menyatakan harapan untuk kerja sama yang lebih erat dengan Tiongkok dalam sebuah wawancara di sela-sela pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, yang sedang berkunjung pada hari Senin (6/7).
Dalam pertemuannya dengan Wang di Oslo, Store mengatakan Norwegia berharap dapat memperluas kerja sama di sektor-sektor yang sedang berkembang seperti ekonomi hijau dan kecerdasan buatan.
"Ketika saya berada di Beijing pada akhir tahun 2024, kami sepakat untuk bekerja sama secara strategis dalam transisi hijau. Ini bisa di bidang pelayaran, pengelolaan laut, dan teknologi. Dan menteri luar negeri juga telah melakukan pertukaran informasi mengenai hal ini. Dan kami ingin melanjutkan hal itu. Tiongkok memimpin banyak transisi di bidang energi terbarukan. Norwegia juga memiliki potensi energi terbarukan. Kami memiliki teknologi dalam penangkapan dan penyimpanan karbon. Jadi di sini kami ingin para ilmuwan dan perusahaan kami bekerja sama," ujar Store kepada China Global Television Network (CGTN).
Store mengatakan para ilmuwan dan perusahaan dari kedua negara dapat bergabung dalam transisi hijau, dan kerja sama kedua negara di bidang pelayaran terus maju.
"Ada banyak kegiatan yang berlangsung, mulai dari bidang penelitian hingga bidang operasional antar perusahaan. Saya akan mengatakan bahwa perkapalan adalah salah satu bidang penting di mana menteri perkapalan saya akan berhubungan langsung dengan mitranya untuk memajukan hal tersebut. Banyak kapal di dunia saat ini dibangun di Tiongkok, tetapi banyak teknologi di dalam kapal-kapal tersebut berasal dari Norwegia, dan itu adalah hal yang baik," kata Perdana Menteri.