JAKARTA, Radio Bharata Online - Menlu RI Retno Marsudi melakukan kunjungan perwakilan OKI ke Moskow. Retno mengatakan, dalam pertemuan itu, salah satu hal yang dibahas adalah penyerangan terhadap RS Indonesia di Gaza.
Dalam keterangan persnya hari Rabu, Retno mengatakan, pertemuan dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov berlangsung dengan hangat dan terbuka. Sementara dalam pertemuan dengan para Menlu OKI, dirinya kembali menyampaikan kutukan terhadap apa yang dilakukan oleh Israel terhadap Gaza.
Retno mengatakan, dalam pertemuan itu, dirinya menyampaikan tindakan membela diri yang dilakukan Israel, tidak dapat diterima. Pertama, karena alasan tersebut tidak dapat dipakai oleh penjajah seperti Israel. Kedua, alasan self defence tidak dapat dijadikan alasan untuk membunuh masyarakat sipil dan menyerang fasilitas sipil.
Retno juga mengungkapkan bahwa Rusia sepakat dengan resolusi antara KTT OKI dan Liga Arab.
Retno menyampaikan pentingnya semua negara melihat secara jernih isu di Gaza, dan mengambil sikap yang adil. Sangat urgen untuk segera mengambil tindakan agar kekerasan dapat dihentikan, gencatan senjata dapat terwujud, dan bantuan kemanusiaan dapat diberikan secara lancar. Karenanya menurut Menlu Indonesia itu, diperlukan dukungan dari banyak negara, terutama negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, termasuk Rusia.
Selain itu, Retno menyebut penyerangan yang dilakukan Israel terhadap RS Indonesia di Gaza, juga dibahas dalam pertemuan. Sedangkan pembahasan selanjutnya terkait dengan langkah strategis untuk mewujudkan Solusi Dua Negara.
Dari Rusia, Menlu Retno kemudian melanjutkan perjalanan ke Paris untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Macron, membahas isu yang sama. (Detik)