London, Radio Bharata Online - Lebih dari seratus tamu berkumpul untuk menghadiri resepsi khusus di kedutaan besar Tiongkok di London pada hari Selasa (28/11) untuk menandai ulang tahun ke-50 keanggotaan Tiongkok di Organisasi Maritim Internasional (IMO).

IMO, sebuah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa, pertama kali didirikan pada tahun 1948 untuk mempromosikan keselamatan dan keamanan maritim. Sejak saat itu, IMO memperluas tanggung jawabnya untuk mengatasi ancaman lingkungan seperti polusi.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN) pada acara tersebut, Duta Besar Tiongkok untuk Inggris, Zheng Zeguang, mengatakan bahwa Tiongkok telah memberikan banyak kontribusi kepada IMO selama 50 tahun terakhir.

"Pada tingkat teknis, saya pikir kami memainkan peran yang sangat penting dalam mempromosikan pelayaran ramah lingkungan dan rendah karbon di seluruh dunia. Kami telah mendukung semua upaya peran IMO dalam menyediakan tata kelola pelayaran yang adil, aman, dan ramah lingkungan. Jadi, sangat penting bagi kami untuk melanjutkan kemitraan ini," ujar Zheng.

Turut hadir dalam acara Selasa malam itu adalah perwakilan dari negara-negara anggota lainnya dan Sekretaris Jenderal IMO saat ini, Kitack Lim, yang akan mengundurkan diri pada akhir tahun ini setelah menyelesaikan masa jabatan empat tahun keduanya.

Pengganti Lim adalah Arsenio Dominguez, yang berasal dari Panama dan akan mulai menjabat pada bulan Januari 2024. Ia mengatakan bahwa China akan terus memainkan peran besar karena organisasi ini akan fokus untuk mendorong agenda yang lebih hijau dan berkelanjutan.

"Tiongkok adalah negara yang berkembang pesat dalam pembuatan kapal, daur ulang kapal, industri pelabuhan, dan operasi umum pelayaran dan perdagangan di seluruh dunia. Jadi, tentu saja, semua pengalaman dan keahlian tersebut sangat penting untuk pekerjaan yang kami lakukan di organisasi agar menjadi lebih berkelanjutan, lebih aman, dan lebih ramah lingkungan," ujar Dominguez.