Washington D.C., Radio Bharata Online - Duta Besar Tiongkok untuk AS, Xie Feng, pada hari Selasa (29/8) memperingatkan agar tidak terjadi perpecahan dan konflik antara Beijing dan Washington dalam sebuah pidato di sebuah forum bisnis yang bertujuan untuk mempromosikan hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara.

Berbicara pada Forum Bisnis AS-Tiongkok kelima yang diadakan oleh Forbes, duta besar yang diundang itu mengatakan bahwa risiko terbesar adalah perpisahan antara Tiongkok dan AS, dan sumber ketidakamanan terbesar berasal dari konfrontasi antara keduanya.

"Mengucilkan Tiongkok berarti menutup pintu bagi peluang, kerja sama, stabilitas, dan pembangunan," kata Xie.

Menanggapi suara-suara yang menyebarkan malapetaka dan kesuraman tentang ekonomi Tiongkok, Xie mengatakan bahwa suara-suara seperti itu tidak akan membuat diri sendiri menjadi lebih baik, dan dunia akan menjadi lebih baik ketika Tiongkok berkembang dengan baik.

"Ini adalah waktu yang menantang. Pemulihan global masih lamban, dan setiap negara memiliki masalahnya sendiri-sendiri yang harus diatasi. Semua berada di perahu yang sama. Tidak ada yang bisa menyendiri, masih sedikit keuntungan dengan mengorbankan orang lain. Konfrontasi blok tidak akan membawa perdamaian atau keamanan, dan pemisahan diri hanya akan menjadi bumerang. Hanya dengan bersatu, kita dapat mengatasi kesulitan," kata Xie.

Duta besar tersebut menyerukan kepada kedua negara, yang merupakan salah satu dari lima anggota tetap (P5) Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk berkolaborasi dan memerangi tantangan global bersama-sama.

"Tiongkok dan AS adalah dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia dan anggota P5. Konflik atau konfrontasi di antara kami tidak akan menghasilkan pemenang, tetapi hanya akan menimbulkan bencana bagi dunia. Satu-satunya pilihan yang tepat bagi kita adalah memerangi tantangan global bersama-sama, dan memberikan lebih banyak perdamaian dan keuntungan pembangunan bagi dunia," kata Xie.

Duta Besar itu juga mendesak kedua belah pihak untuk mengambil langkah konkret, mengeksplorasi hasil kerja sama yang lebih nyata, dan menyuntikkan lebih banyak energi positif ke dalam hubungan bilateral. Menurutnya, upaya-upaya tersebut termasuk menyesuaikan peringatan perjalanan ke Tiongkok, memperbarui perjanjian Tiongkok-AS tentang kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, mengadakan KTT Kepemimpinan Pariwisata Tiongkok-AS, dan memfasilitasi aplikasi visa untuk warga negara masing-masing.

Dia juga meminta para peserta dari komunitas bisnis AS untuk terus berperan dalam hubungan bilateral.

"Teman-teman yang terhormat, Anda semua yang hadir di sini adalah pemangku kepentingan yang penting. Saya senang untuk terlibat dengan Anda sesering mungkin, dan saya mengandalkan Anda untuk terus membangun jembatan persahabatan dan kerja sama," ujar Xie.