Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok berharap Uni Eropa (UE) akan bekerja sama dengan Tiongkok untuk mendorong perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-UE yang sehat dan stabil, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, pada hari Rabu (15/1) di Beijing.
Guo Jiakun membuat pernyataan tersebut pada konferensi pers sebagai tanggapan atas penyelidikan mengenai tuduhan UE bahwa Tiongkok membatasi akses mereka ke pasar Tiongkok.
UE mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa sebuah laporan dari Komisi Eropa menuduh bahwa Tiongkok telah melakukan berbagai bentuk diskriminasi terhadap pemasok perangkat medis Eropa.
"Tiongkok dan UE adalah mitra dagang terbesar kedua satu sama lain. Keduanya merupakan kontributor utama bagi ekonomi dunia yang terbuka. Tiongkok berkomitmen untuk membuka diri dengan standar tinggi, menjunjung tinggi prinsip ekonomi pasar dan aturan WTO, serta mendukung dialog dan konsultasi dalam menyelesaikan sengketa perdagangan. Kami berharap UE dapat bekerja sama dengan Tiongkok dalam arah yang sama, menghormati komitmennya terhadap pasar terbuka dan prinsip persaingan yang adil, mematuhi aturan WTO, menyediakan lingkungan bisnis yang adil, transparan, dan tidak diskriminatif bagi perusahaan Tiongkok, serta mempromosikan pertumbuhan hubungan perdagangan Tiongkok-UE yang sehat dan stabil," jelas Guo.