MANDALAY, Radio Bharata Online - Gempa bumi dahsyat di Myanmar telah menelan korban 3.085 jiwa, menyebabkan 4.715 orang terluka, dan 341 orang dilaporkan hilang, menurut Tim Informasi Dewan Administrasi Negara negara itu pada Kamis pagi.
Pemerintah Tiongkok mengirimkan gelombang kedua pasokan bantuan kemanusiaan darurat gempa bumi ke Myanmar dari Bandara Internasional Ibu Kota Beijing pada Kamis pagi, menurut Badan Kerjasama Pembangunan Internasional Tiongkok (CIDCA).
Bantuan tahap kedua meliputi 800 tenda, 2.000 selimut, 3.000 kotak biskuit, 2.000 kotak air mineral, dan berbagai bantuan lain yang sangat dibutuhkan. Bantuan tersebut diangkut ke Yangon melalui penerbangan carteran dari Tiongkok. Bantuan kemanusiaan darurat tahap pertama untuk penanggulangan bencana gempa bumi telah tiba di Myanmar pada tanggal 31 Maret lalu. [Shine]