Yunnan, Bharata Online - Menandai tahun keempat operasinya, Kereta Api Tiongkok-Laos telah menangani lebih dari 62,5 juta perjalanan penumpang dengan aman dan mengirimkan lebih dari 72,5 juta metrik ton kargo, menggarisbawahi pertumbuhannya yang semakin cepat dan meluasnya perannya sebagai "jalur emas", ungkap China State Railway Group pada hari Selasa (2/12).
Menurut operator kereta api tersebut, sejak diluncurkan pada 3 Desember 2021, layanan kereta penumpang harian di jalur Tiongkok telah meningkat dari delapan menjadi puncaknya 86, secara kumulatif mengangkut lebih dari 51 juta perjalanan penumpang, sementara layanan di jalur Laos telah meningkat dari empat menjadi puncaknya 18 per hari, mengangkut total lebih dari 11 juta perjalanan penumpang hingga saat ini.
Layanan kereta penumpang internasional antara Kota Kunming di Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya, dan ibu kota Laos, Vientiane, telah meningkat menjadi empat kali per hari, dengan total kumulatif 2.674 perjalanan penumpang internasional yang dioperasikan. Lebih dari 640.000 wisatawan dari lebih dari 120 negara dan wilayah telah melakukan perjalanan dengan kereta api lintas batas ini, menyuntikkan vitalitas baru ke dalam industri pariwisata.
"Volume penumpang dan barang di Jalur Kereta Api Tiongkok-Laos telah menunjukkan tren pertumbuhan tahunan. Perjalanan penumpang bulanan telah meningkat dari 600.000 pada awalnya menjadi puncaknya di atas 2,2 juta, sementara penyeberangan perbatasan harian telah meningkat dari 300 menjadi 1.400," kata Liu Qi, Kepala Kondektur Jalur Kereta Api Tiongkok-Laos di China Railway Kunming Group (CRKG).
Selain itu, jumlah kereta api barang lintas batas harian telah meningkat dari hanya dua lokomotif pada pembukaan menjadi puncaknya di angka 23, dengan volume kargo lintas batas kumulatif melebihi 16 juta metrik ton.
"Tahun ini, Kereta Api Tiongkok-Laos telah mengangkut lebih dari 22,3 juta metrik ton barang, naik 26 persen dari tahun ke tahun, mempertahankan tren pertumbuhan tahunan yang stabil. Layanan angkutan barang lintas batas kini mencakup 31 wilayah setingkat provinsi di Tiongkok dan 19 negara dan wilayah termasuk Laos, Thailand, Vietnam, dan Singapura, dengan variasi barang yang dikirim meluas hingga lebih dari 3.800 kategori," ujar Long Fei, Petugas Jaga Angkutan Barang Kereta Api di Pusat Layanan Angkutan CRKG.