San Francisco, Radio Bharata Online - Rebecca Fatima Sta Maria, Direktur Eksekutif Sekretariat APEC pada hari Minggu (12/11) mengatakan bahwa pertemuan para pemimpin tertinggi Tiongkok-AS yang sangat dinanti-nantikan di San Francisco memiliki arti yang sangat penting dan memberikan peluang bagi dunia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying, mengumumkan pada hari Jum'at (10/11) bahwa Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dijadwalkan untuk melakukan perjalanan ke San Francisco untuk pertemuan puncak Tiongkok-AS dan Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-30 dari tanggal 14 hingga 17 November 2023, atas undangan Presiden Joe Biden.
"Fakta bahwa dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia berada di sini untuk melakukan pembicaraan yang sangat penting, pembicaraan yang krusial pada saat ini, benar-benar membuka pintu bagi peluang-peluang lain bagi dunia. Hal ini menambah nada optimisme yang kuat, membawa nada optimisme yang kuat saat tahun ini akan berakhir dan kita memulai tahun yang baru," ujar Maria, menyoroti pentingnya dialog tersebut.
Maria berharap pertemuan puncak ini akan menekankan pada manfaat bersama dari perspektif yang lebih luas, yang menawarkan potensi besar untuk pertumbuhan dan kolaborasi global.
"Sangat mudah untuk melihat apa yang memecah belah kita, lebih penting untuk melihat apa yang menyatukan kita, apa yang menyatukan kita, apa yang membawa manfaat bagi kita, dan jangan melihat pada perspektif yang sempit, tetapi lihatlah pada perspektif yang lebih luas, manfaat yang lebih menyeluruh yang kita bawa, kesempatan yang kita miliki untuk membawa pertumbuhan global," ujar Maria.