BEIJING, Radio Bharata Online – Dalam kunjungan tiga hari ke Washinton DC, Mentri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi bertemu dengan Presiden AS Joe Biden, Mentri Luar Negeri Anthony Blinken dan sejumlah Petinggi AS lainnya.

Dalam kunjungan yang berakhir pada hari Sabtu tersebut, kedua belah pihak melakukan komunikasi strategis yang “mendalam, konstruktif dan substantif” mengenai banyak masalah yang menjadi perhatian bersama, dan bersama-sama mengirimkan sinyal positif untuk menstabilkan dan meningkatkan hubungan Tiongkok-AS.

Satu dari tiga poin penting dari kunjungan Wang Yi ke AS, diantaranya adalah Jalan menuju pertemuan di San Francisco.  Sepanjang kunjungannya, Wang Yi menekankan pentingnya menindaklanjuti pemahaman bersama, yang dicapai antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, ketika keduanya terakhir kali bertemu di sela-sela KTT G20 Bali di Indonesia.  Dalam pertemuan di Bali pada tanggal 14 November 2022, kedua kepala negara melakukan pembicaraan tatap muka pertama mereka, sejak Biden menjabat Presiden pada Januari 2021. Xi mengatakan Tiongkok dan AS harus saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, mengupayakan kemenangan kerja sama, dan bekerja sama untuk memastikan hubungan bilateral bergerak maju pada jalur yang benar, tanpa kehilangan arah atau kecepatan, apalagi mengalami benturan.

Biden pada bagiannya, mengatakan kepada presiden Tiongkok, bahwa AS menghormati sistem Tiongkok, dan tidak berusaha mengubahnya; bahwa mereka tidak menginginkan Perang Dingin yang baru; bahwa mereka tidak berupaya merevitalisasi aliansi melawan Tiongkok; bahwa mereka tidak mendukung "kemerdekaan Taiwan", tidak mendukung dua Tiongkok, dan tidak ada niat untuk berkonflik dengan Tiongkok.

Pihak AS juga tidak mempunyai niat untuk melakukan “de-coupling” dari Tiongkok, menghentikan pembangunan ekonomi Tiongkok, atau membendung kemajuan Tiongkok. (CGTN)