New York, Radio Bharata Online - Seorang utusan Tiongkok untuk PBB pada hari Kamis (24/8) memperingatkan efek-efek yang meluas dari konflik antara Rusia dan Ukraina, menyerukan gencatan senjata segera dan bantuan kemanusiaan serta manajemen risiko nuklir.

Zhang Jun, Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB, berpidato dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai pemeliharaan perdamaian dan keamanan Ukraina yang diadakan di markas besar PBB di New York pada hari Kamis (24/8).

Ia menegaskan bahwa kedaulatan dan integritas teritorial semua negara harus dijaga, bahwa masalah keamanan yang sah dari semua pihak harus dipertimbangkan, dan semua upaya menuju penyelesaian krisis secara damai harus didukung.

Sementara itu, masyarakat internasional harus mendorong pihak-pihak terkait untuk bersikap tenang dan menahan diri, mencapai konsensus dan mencari cara untuk menciptakan kondisi yang kondusif untuk pembicaraan damai, kata Zhang.

Zhang mencatat bahwa krisis Ukraina menunjukkan bahwa memprovokasi konfrontasi blok dan mencari keamanan absolut "tidak akan berhasil". Ia juga menggarisbawahi perlunya mengelola efek-efek yang meluas.

"Pihak-pihak yang terlibat dalam konflik harus benar-benar mematuhi hukum humaniter internasional, mengikuti prinsip-prinsip kebutuhan, perbedaan dan simetri, menghindari serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dan keselamatan nyawa serta harta benda," ujar Zhang.